PALANGKA RAYA, Mahardeka.comTim Emergency Response Palangka Raya (ERP) meraih juara pertama pada Lomba Ketangkasan Relawan Damkar se-Kota Palangka Raya Tahun 2026. Kompetisi yang berlangsung di Stadion Sanaman Mantikei, Sabtu (18/7/2026), menjadi ajang menguji kemampuan teknis, kecepatan, dan kekompakan para relawan pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat.

Panitia menghadirkan puluhan tim dari berbagai Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), instansi pemerintah, dan komunitas relawan. Seluruh peserta bersaing dalam sejumlah tantangan yang mensimulasikan kondisi pemadaman kebakaran di lapangan.

Tim ERP tampil konsisten sejak babak awal. Kecepatan dan ketepatan saat mengoperasikan peralatan pemadam kebakaran membawa mereka keluar sebagai juara pertama pada kategori Alkon Modifikasi.

Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) berfoto bersama usai meraih juara pertama kategori Alkon Modifikasi pada Lomba Ketangkasan Relawan Damkar se-Kota Palangka Raya Tahun 2026 yang digelar di Stadion Sanaman Mantikei, Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

Posisi kedua diraih Relawan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara itu, BPK Fatmawati menempati peringkat ketiga dan BPK Hiu Putih berada di posisi keempat.

Tim Terbaik Unjuk Kemampuan di Dua Kategori

Persaingan juga berlangsung ketat pada kategori Alkon Standar. BPK Berkat Usaha berhasil mengamankan gelar juara pertama setelah mencatatkan performa terbaik sepanjang perlombaan.

BPK Pesanggrahan Kalimantan finis di posisi kedua. Selanjutnya, BPK Nagasari Km 11 meraih peringkat ketiga, sedangkan BPK Enggang melengkapi posisi empat besar.

Setiap tim harus menyelesaikan tantangan dengan cepat dan akurat. Panitia menilai kecepatan, ketepatan, serta koordinasi antar personel selama perlombaan berlangsung.

Ajang Tingkatkan Profesionalisme Relawan Damkar

Lomba ketangkasan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan operasional relawan saat menghadapi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

Melalui kompetisi tersebut, setiap tim mendapat kesempatan mengasah keterampilan teknis sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama di lapangan. Bekal itu menjadi modal penting ketika relawan memberikan bantuan kepada masyarakat.

Penyelenggara berharap kegiatan serupa terus berlangsung secara berkelanjutan. Selain mempererat silaturahmi antar relawan, kompetisi ini juga mendorong peningkatan profesionalisme sehingga para relawan semakin sigap, terlatih, dan siap menjadi garda terdepan dalam penanganan kebakaran di Kota Palangka Raya.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com