MURUNG RAYA, Mahardeka.com – Ribuan warga memadati kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya saat Karnaval Budaya Murung Raya 2026 berlangsung di Puruk Cahu, Senin (3/8/2026). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar agenda tahunan ini untuk memperkuat pelestarian budaya, mendorong sektor pariwisata, dan menampilkan kekayaan seni daerah kepada masyarakat.
Bupati Murung Raya Heriyus membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan Karnaval Budaya menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Murung Raya kepada wisatawan.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diharapkan menjadi prasarana interaktif sekaligus sarana promosi karakteristik nilai-nilai budaya daerah sesuai dengan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Murung Raya,” ujar Heriyus.
Heriyus mengajak masyarakat menjaga dan mewariskan budaya lokal kepada generasi muda. Menurutnya, budaya daerah menjadi aset penting yang mampu memperkuat jati diri sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.
Budaya Lokal Tampil Memikat Ribuan Pengunjung
Peserta karnaval menampilkan beragam busana adat, tarian tradisional, atraksi budaya, dan kreasi seni khas Murung Raya. Penampilan itu menarik perhatian ribuan warga yang memenuhi sepanjang rute karnaval.
Masyarakat menyambut setiap penampilan dengan antusias. Mereka memberikan tepuk tangan kepada para peserta yang menampilkan kekayaan budaya dari berbagai wilayah di Murung Raya.
Selain menghadirkan hiburan, karnaval juga menjadi media edukasi bagi generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dan remaja mengenal lebih dekat tradisi, adat istiadat, serta nilai budaya yang berkembang di daerahnya.
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus menjadikan Karnaval Budaya sebagai agenda unggulan daerah. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memperkenalkan potensi budaya Murung Raya ke tingkat nasional.
Karnaval juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk lokal kepada ribuan pengunjung. Kehadiran masyarakat dari berbagai daerah memberi dampak positif bagi aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Pemerintah optimistis kolaborasi antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata akan memperkuat citra Murung Raya sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Kalimantan Tengah. (Satya. R)
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan