PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Aksi balap liar di depan Kantor DLH Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali memakan korban. Seorang warga bernama Muhamad mengalami kecelakaan setelah seorang pengendara yang diduga mengikuti balap liar menabraknya di Jalan Willem A.S, Kota Palangka Raya, Rabu (24/6/2026) menjelang subuh.

Muhamad mengatakan, dirinya hendak berputar arah ketika seorang pengendara datang dengan kecepatan tinggi lalu menabrak kendaraannya. Benturan itu membuatnya terjatuh dan mengalami luka pada bagian kaki.

“Saya waktu itu mau putar balik di depan Kantor DLH. Tiba-tiba ditabrak pengendara yang ikut balap liar. Setelah kejadian, saya berobat ke RS Bhayangkara,” ujar Muhamad.

Korban kemudian menjalani perawatan di RS Bhayangkara Palangka Raya. Ia bersyukur selamat meski mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.

Jalan Willem A.S Kerap Jadi Lokasi Balap Liar

Muhamad menilai, para pelaku memanfaatkan kondisi jalan yang relatif lengang menjelang subuh. Mereka memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Menurutnya, sebagian besar pengendara juga menggunakan knalpot bising sehingga suara kendaraan terdengar dari kejauhan.

“Rata-rata pakai knalpot bising. Mereka tidak takut saat memacu motor. Yang menonton juga malah mendukung aksi kebut-kebutan itu,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan penonton membuat para pelaku semakin berani melakukan balapan di jalan umum. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan bagi masyarakat yang melintas.

Korban Minta Aparat Bertindak Tegas

Muhamad meminta, aparat kepolisian meningkatkan patroli dan menindak pelaku balap liar secara konsisten. Menurutnya, aksi tersebut sudah membahayakan keselamatan masyarakat.

“Saya tidak terima dengan kejadian ini. Beruntung nyawa saya masih selamat,” ujarnya.

Ia berharap aparat tidak hanya membubarkan kerumunan sesaat, tetapi juga menindak pengendara yang menggunakan knalpot bising serta kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan.

Selain itu, ia meminta aparat memperketat pengawasan di titik-titik yang sering menjadi lokasi balap liar, terutama menjelang subuh.

Balap Liar Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Peristiwa yang menimpa Muhamad menunjukkan bahwa balap liar tidak lagi sekadar mengganggu ketertiban umum. Aksi tersebut kini mengancam keselamatan pengguna jalan yang tidak terlibat.

Jalan Willem A.S merupakan salah satu akses penting di Kota Palangka Raya. Banyak warga memanfaatkan ruas jalan itu untuk berangkat bekerja, berolahraga, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Karena itu, aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu memperkuat pengawasan agar pelaku tidak lagi menjadikan jalan umum sebagai arena balapan.

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan ikut melaporkan aktivitas balap liar kepada pihak berwenang. Langkah tersebut dapat membantu mencegah kecelakaan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di Kota Palangka Raya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aksi balap liar di depan Kantor DLH Provinsi Kalimantan Tengah dapat menimbulkan korban jiwa apabila semua pihak tidak mengambil langkah pencegahan secara serius. Penegakan hukum yang konsisten serta dukungan masyarakat menjadi kunci untuk menghentikan praktik balap liar di jalan umum.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com