Kapolda Kalteng menegaskan penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti dari Presiden RI merupakan hasil pengabdian bersama masyarakat, Forkopimda, TNI, serta seluruh elemen yang menjaga keamanan di Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa Penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti yang diterima Polda Kalteng dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bukan hanya milik institusi Polri. Sebaliknya, penghargaan itu merupakan hasil pengabdian bersama seluruh masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, serta berbagai unsur yang selama ini menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Tambun Bungai.

Kapolda menyampaikan hal tersebut saat Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalimantan Tengah, Kamis (2/7/2026) sore. Polda Kalteng menggelar kegiatan itu sekaligus menyambut Penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti Tahun 2026.

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Kalteng, pengurus Bhayangkari, purnawirawan Polri, serta tokoh masyarakat turut menghadiri acara tersebut.

“Penghargaan ini tidak kami maknai sebagai akhir dari sebuah capaian, melainkan sebagai pengingat untuk terus bekerja lebih baik, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memberikan pengabdian terbaik,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Kapolda Kalteng Tegaskan Nugraha Sakanti Jadi Amanah untuk Melayani Masyarakat

Kapolda menegaskan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Menurutnya, tema tersebut sejalan dengan komitmen Polda Kalteng dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Selain itu, ia mengajak seluruh personel terus mengamalkan falsafah Huma Betang. Nilai itu mengutamakan persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

“Komitmen itu ialah senantiasa bersandar pada falsafah Huma Betang dengan menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan gotong royong,” tegasnya.

Karena itu, seluruh personel diharapkan terus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, cepat, dan humanis.

Polda Kalteng Catat Berbagai Capaian Strategis

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memaparkan berbagai keberhasilan Polda Kalteng sepanjang 2025 hingga Semester I Tahun 2026.

Personel Polda Kalteng berhasil mengamankan arus mudik dan arus balik Idulfitri. Selain itu, jajaran kepolisian meningkatkan pemberantasan tindak pidana korupsi dan narkotika di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Di bidang pelayanan publik, Polda Kalteng juga terus memperkuat layanan darurat Polri 110.

“Selain itu, ada juga terobosan Layanan Darurat Polri 110. Polda Kalteng mencatatkan success call rate mencapai 97,23 persen dan konsisten bertengger di peringkat lima besar nasional,” jelasnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Sinergi Forkopimda Antar Kunci Keberhasilan

Kapolda mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang selama ini ikut menjaga situasi keamanan di Kalimantan Tengah. Ia menilai sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, media, hingga masyarakat menjadi fondasi utama keberhasilan tersebut.

“Penghargaan ini adalah bukti pengabdian kita untuk masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Bumi Tambun Bungai dan tidak terlepas dari peran seluruh unsur termasuk para tokoh,” tutupnya.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kolaborasi demi menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com