Kontingen Polda Kalimantan Tengah membawa pulang lima medali emas, enam medali perak, dan dua medali perunggu pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 National Open Karate Championship di Tangerang, Banten.
PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Tim Karate Bhayangkara Presisi Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih 13 medali pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 National Open Karate Championship yang berlangsung di GOR Nambo Jaya Sport, Kota Tangerang, Banten. Raihan tersebut terdiri atas lima medali emas, enam medali perak, dan dua medali perunggu.
Keberhasilan itu menjadi salah satu pencapaian membanggakan Polda Kalimantan Tengah dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Prestasi tersebut juga menunjukkan hasil pembinaan atlet yang berlangsung secara berkelanjutan di lingkungan Bhayangkara Presisi.
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabid Humas, Kombes Pol Budi Rachmat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama baik institusi di tingkat nasional.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang Tim Karate Bhayangkara Presisi Polda Kalimantan Tengah. Kami mengapresiasi seluruh atlet yang telah memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama institusi,” kata Budi Rachmat, Minggu (28/6/2026).
Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 resmi berakhir pada Minggu (28/6). Irwasum Polri, Komjen Pol Drs. Wahyu Didada M.Phil., menutup langsung ajang nasional tersebut setelah seluruh pertandingan selesai digelar.
Budi menilai, keberhasilan itu memperlihatkan kualitas pembinaan atlet di lingkungan Polda Kalimantan Tengah.
“Keberhasilan ini menunjukkan pembinaan atlet di lingkungan Polda Kalimantan Tengah berjalan dengan baik dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Dominasi Nomor Festival Antar Polda Kalteng Raih 13 Medali
Tim Karate Bhayangkara Presisi Polda Kalteng terlebih dahulu menyumbangkan dua medali perunggu pada kategori Open Turnamen Polri.
Medali pertama diraih oleh Ipda Datu Bernad dari RS Bhayangkara Biddokkes Polda Kalteng pada nomor Kumite Perorangan -75 kilogram Putra usia 40 tahun ke atas.
Selanjutnya, Iptu Supriyadi dari Ditresnarkoba Polda Kalteng menambah koleksi medali melalui nomor Kumite Perorangan +75 kilogram Putra usia 50 tahun ke atas.
Menurut Budi, setiap medali lahir dari proses latihan yang panjang dan dukungan seluruh jajaran.
“Setiap prestasi yang diraih merupakan buah dari latihan yang konsisten, kerja sama tim, serta dukungan seluruh jajaran kepada para atlet,” katanya.
Kontingen Polda Kalimantan Tengah kemudian tampil dominan pada kategori Open Festival Turnamen Polri.
Lima medali emas berhasil diraih oleh:
- Iptu Supriyadi – Kumite Perorangan +75 kilogram Putra.
- Bripda Fikri Azhar – Kumite Perorangan -70 kilogram Putra.
- Bripda Efrat Delvino – Kumite Perorangan -70 kilogram Putra.
- Bripda Hikmah Ainiah Natasyah – Kumite Perorangan -55 kilogram Putri.
- Bripda M. Fahmi Hidayatullah – Kata Perorangan Putra usia 18 tahun ke atas.
Budi mengatakan, dominasi tersebut menunjukkan kemampuan atlet Polda Kalteng dalam menghadapi persaingan nasional.
“Raihan medali emas ini membuktikan kemampuan atlet-atlet Polda Kalimantan Tengah dalam menghadapi persaingan yang ketat di setiap kelas pertandingan,” ucapnya.
Selain lima medali emas, kontingen Bhayangkara Presisi Polda Kalimantan Tengah juga membawa pulang enam medali perak.
Medali perak dipersembahkan oleh:
- Ipda Datu Bernad – Kumite Perorangan -75 kilogram Putra.
- Bripda Dindan Ananta – Kumite Perorangan -65 kilogram Putra.
- Bripda M. Akhyaril Gibran – Kumite Perorangan -65 kilogram Putra.
- Bripda Rajiv Gustian Gandhi – Kumite Perorangan -75 kilogram Putra.
- Bripda Leo Fernando – Kumite Perorangan +85 kilogram Putra.
- Bripda M. Fahmi Hidayatullah – Kumite Perorangan -75 kilogram Putra.
Prestasi Atlet Jadi Motivasi Tingkatkan Profesionalisme Personel
Kabid Humas berharap, prestasi Tim Karate Bhayangkara Presisi Polda Kalteng tidak berhenti sebagai capaian olahraga semata. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Selain membangun prestasi olahraga, pembinaan atlet juga membentuk karakter disiplin, sportivitas, kekompakan, dan semangat juang yang selaras dengan pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dalam bidang olahraga maupun pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, sehingga dapat terus mengharumkan nama Polda Kalimantan Tengah pada berbagai ajang nasional,” tutup Budi Rachmat.
Keberhasilan Tim Karate Bhayangkara Presisi Polda Kalimantan Tengah pada Kapolri Cup 2026 mempertegas komitmen institusi dalam membina atlet berprestasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri. Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Tengah pada momentum Hari Bhayangkara ke-80.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan