PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – PT PLN (Persero) melakukan pengaturan beban di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya pada Selasa (23/6/2026). Langkah tersebut dilakukan setelah sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan mengalami kendala operasional yang memicu penurunan pasokan daya.

Manajer PLN ULP Palangka Raya Timur, Adeck Aprilyan Kurniahadi, menjelaskan bahwa petugas mengambil langkah cepat untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan agar gangguan tidak meluas.

“Sehubungan dengan adanya kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang mengakibatkan penurunan pasokan daya, petugas PLN saat ini melakukan pengaturan beban sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh,” ujar Adeck.

Pengaturan Beban PLN Berdampak ke Sejumlah Kawasan

PLN mencatat sejumlah kawasan terdampak pengaturan beban. Wilayah tersebut meliputi sebagian Jalan Yos Sudarso, Jalan G Obos 12, kawasan Masjid Raya Darussalam, dan lingkungan IAIN Palangka Raya.

Gangguan juga menjangkau kawasan Jalan Adonis Samad, Jalan Bandara Estate, Jalan Kecipir, Jalan Veteran, Jalan Lewu Tatau, sebagian Jalan Haka, Jalan Perintis Cassadova, Jalan Lamtoro, Jalan Perjuangan, Jalan Ratu Zaleha, Jalan Putri Mayang, kawasan Kantor Basarnas, serta lingkungan Kantor Kementerian Hukum dan HAM.

Aktivitas warga dan perkantoran di beberapa lokasi sempat terganggu. Namun, PLN terus mengoptimalkan sistem agar pasokan listrik kembali normal.

PLN Percepat Pemulihan Pasokan Listrik

Adeck, menegaskan bahwa seluruh petugas fokus melakukan pemulihan sistem kelistrikan. Tim teknis terus memantau kondisi jaringan dan pembangkit secara berkelanjutan.

“Upaya percepatan pemulihan terus dilakukan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap,” katanya.

PLN juga terus menyampaikan perkembangan terbaru kepada pelanggan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Sebelumnya, gangguan serupa juga terjadi pada Senin (22/6/2026) malam. Kendala operasional pada salah satu pembangkit dalam sistem interkoneksi Kalimantan memicu penurunan pasokan daya di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya, menjelaskan bahwa penurunan daya membuat PLN harus menyesuaikan distribusi listrik untuk menjaga keandalan sistem.

“Adanya kendala operasional pembangkit sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan yang mengakibatkan penurunan pasokan daya,” kata Gian.

Menurutnya, PLN mengambil langkah pengaturan beban agar sistem kelistrikan tetap stabil selama proses penanganan berlangsung.

“PLN melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh,” ujarnya.

PLN mengimbau pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan pemulihan pasokan listrik di wilayah masing-masing.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com