PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Polemik persyaratan calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode mendatang mendapat perhatian dari alumni. Mereka menilai proses seleksi pimpinan universitas perlu berjalan transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan akademik maupun administrasi yang berlaku.
Dinamika di lingkungan UPR mencuat setelah tahapan seleksi calon rektor berlangsung. Selain membahas persyaratan pengalaman manajerial, perhatian publik juga tertuju pada tata kelola kampus dan arah kepemimpinan universitas terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.
Krismes Santo Haloho M. Ling, alumni UPR sekaligus mantan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPR periode 2016–2017, mengatakan alumni memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal perkembangan kampus.
Menurutnya, pemilihan rektor bukan hanya menjadi urusan internal universitas, tetapi juga memiliki dampak bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
“Pemilihan pemimpin kampus merupakan isu publik yang layak mendapatkan pengawasan dan masukan dari berbagai pihak. Kampus bukan hanya milik sivitas akademika, tetapi juga menjadi aset masyarakat Kalimantan Tengah sebagai wadah penggemblengan kaum intelektual,” ujar Krismes.
Seleksi Calon Rektor UPR Soroti Persyaratan Pengalaman Manajerial
Proses seleksi calon Rektor UPR periode mendatang menjadi pembahasan setelah panitia menerima delapan pendaftar. Dari jumlah tersebut, empat calon lolos verifikasi administrasi.
Hasil seleksi itu kemudian memunculkan diskusi terkait penerapan syarat pengalaman manajerial yang tercantum dalam aturan pemilihan rektor.
Salah satu poin yang menjadi perhatian yakni frasa “ketua jurusan atau sebutan lain yang setara” sebagai persyaratan pengalaman kepemimpinan calon rektor.
Panitia pemilihan sebelumnya menjelaskan bahwa jabatan yang masuk kategori setara dengan ketua jurusan mengacu pada ketua bagian sesuai Statuta UPR. Sementara itu, struktur organisasi kampus saat ini menggunakan nomenklatur ketua jurusan berdasarkan Permendikbudristek Nomor 14 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Palangka Raya.
Krismes menilai penafsiran terhadap persyaratan tersebut perlu melihat aspek fungsi dan tanggung jawab jabatan, bukan hanya struktur organisasi.
Menurutnya, jabatan dalam lingkungan perguruan tinggi dapat memiliki kesetaraan apabila menjalankan fungsi pengelolaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab akademik.
Alumni UPR Soroti Pengalaman Kepemimpinan Calon Rektor
Krismes juga menyoroti tidak lolosnya Dr. Tari Budayanti Usop dan Prof. Uras Tantulo pada tahap verifikasi administrasi.
Ia menyebut Tari Budayanti pernah menjabat Kepala Laboratorium pada periode 2008–2010 berdasarkan Surat Keputusan Rektor. Sementara itu, Uras Tantulo pernah menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Alam Hutan Hampangen periode 2018–2022.
Menurut Krismes, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menilai aspek manajerial calon pemimpin perguruan tinggi.
“Dalam perspektif administrasi pemerintahan, kesetaraan jabatan tidak selalu ditentukan oleh hierarki struktural semata. Kepala laboratorium juga merupakan pimpinan unit yang menjalankan fungsi pengelolaan dan kepemimpinan akademik secara langsung,” katanya.
Ia menegaskan bahwa setiap keputusan dalam proses seleksi calon rektor perlu memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan kajiannya terhadap Statuta UPR, Peraturan Senat UPR Nomor 10 Tahun 2026, serta dokumen pengangkatan jabatan, Krismes melihat terdapat argumentasi yang dapat menjadi pertimbangan dalam menilai pengalaman kepemimpinan.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pemilihan rektor membuka ruang dialog agar proses berjalan secara sehat.
Menurutnya, perguruan tinggi harus menjaga tradisi akademik dengan mengedepankan transparansi, objektivitas, dan keterbukaan terhadap masukan.
“UPR sebagai institusi pendidikan tinggi harus menjadi teladan dalam menjunjung objektivitas, transparansi, dan budaya intelektual. Karena itu, setiap keputusan yang diambil perlu dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun akademik,” pungkasnya.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan