PANGKALAN BUN, Mahardeka.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat bersama PT Aji Jaya Plantation (AJP) menggelar razia narkoba dan tes urine mendadak terhadap ratusan karyawan perkebunan sawit di wilayah APN 1 dan APN 2, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah pencegahan untuk memutus potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan kerja perkebunan.
Petugas memulai pemeriksaan sejak pukul 12.00 WIB. Tim BNNK memeriksa sampel urine para pekerja secara langsung guna mendeteksi kemungkinan penggunaan narkotika. Manajemen perusahaan juga melibatkan tim pengamanan khusus serta personel keamanan internal agar seluruh proses berjalan tertib dan transparan.
Senior Legal Counsel PT AJP, M.H. Roy Sidabutar, menegaskan perusahaan menerapkan kebijakan tegas terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.
“Kami menutup ruang bagi penyalahguna narkoba di lingkungan kerja. Pemeriksaan mendadak ini adalah komitmen perusahaan untuk membersihkan area perkebunan dari peredaran gelap narkotika secara total,” kata Roy Sidabutar.
Pengawasan Narkoba Perkebunan Kobar Semakin Ketat
PT AJP dan BNNK sengaja melaksanakan pemeriksaan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah tersebut bertujuan memperoleh hasil yang objektif sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di kawasan perkebunan.
Petugas mengawasi proses pengambilan sampel secara ketat. Tim pengamanan khusus mendampingi setiap tahapan pemeriksaan untuk mencegah manipulasi sampel maupun pelanggaran prosedur.
Setelah menerima sampel, petugas BNNK langsung melakukan pemeriksaan cepat di lokasi. Hasil pemeriksaan menjadi bahan evaluasi perusahaan dalam menjaga kepatuhan tenaga kerja terhadap aturan bebas narkoba.
Manajemen menilai pengawasan rutin sangat penting karena sektor perkebunan memiliki jumlah pekerja yang besar dan area kerja yang luas. Karena itu, perusahaan terus memperkuat sistem pengawasan internal guna menjaga keselamatan dan produktivitas kerja.
PT AJP Dukung Program Bersih Narkoba
PT AJP menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan menilai penyalahgunaan narkotika dapat mengganggu konsentrasi pekerja, meningkatkan risiko kecelakaan kerja, serta menurunkan produktivitas perusahaan.
Kehadiran jajaran pimpinan perusahaan dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap Program Bersih Narkoba (Bersinar) yang dijalankan BNN.
Melalui kerja sama dengan BNNK Kotawaringin Barat, PT AJP berkomitmen memperketat pengawasan terhadap akses masuk ke kawasan perkebunan dan mess karyawan. Perusahaan juga berencana menggelar pemeriksaan secara berkala untuk memastikan lingkungan kerja tetap aman, sehat, dan bebas dari narkotika.
Selain melakukan pengawasan, perusahaan juga mendorong edukasi mengenai bahaya narkoba kepada seluruh pekerja. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran karyawan sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat.
Sinergi antara PT AJP dan BNNK Kotawaringin Barat diharapkan mampu menekan potensi penyalahgunaan narkotika di sektor perkebunan serta menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan bebas narkoba.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan