PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Warga menemukan seorang pria berinisial SU (51) meninggal dunia di kawasan perkebunan Jalan Kameloh Misik, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Minggu (15/6/2026) sore. Polisi segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Korban merupakan warga Jalan Bakung Merang, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut. Saat kejadian, korban sedang memancing di area perkebunan yang cukup jauh dari permukiman warga.
Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi dan Periksa Lokasi
Anton Haris Wahyudi (47), seorang petani setempat, melihat korban saat bekerja mengawinkan serbuk bunga buah naga di sekitar lokasi. Ia mendapati korban terbaring di tanah dan langsung mencoba membangunkannya.
Korban tidak merespons. Anton kemudian memanggil rekannya, Suryadi (51), untuk memeriksa kondisi korban. Setelah memastikan korban sudah meninggal dunia, keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.
Personel Satreskrim Polresta Palangka Raya, Unit Inafis, dan Polsek Sabangau langsung menuju lokasi. Petugas mengamankan area, mendokumentasikan TKP, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol, mengatakan petugas menemukan beberapa barang milik korban di sekitar lokasi.
“Petugas menemukan satu set alat pancing, sebuah topi, dan satu galon berisi ikan hasil tangkapan di sekitar korban,” ujarnya.
Polisi Tidak Temukan Unsur Tindak Pidana
Tim evakuasi membawa jenazah korban ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk pemeriksaan forensik. Dokter Forensik RSUD dr. Doris Sylvanus, dr. Ricka Brillianty, Sp.KF, memeriksa kondisi jenazah dan tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban meninggal beberapa jam sebelum tim medis melakukan visum.
Kapolsek Sabangau, Iptu Ahmad Taufiq, menegaskan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis belum mengarah pada tindak pidana.
“Kami dari Polsek Sabangau turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Berdasarkan hasil olah TKP dari Tim Inafis dan visum rumah sakit, sejauh ini belum ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Ahmad Taufiq.
Ia menambahkan, kepolisian terus berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melengkapi administrasi dan mempersiapkan proses penyerahan jenazah.
Ahmad Taufiq juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan saat beraktivitas di lokasi yang jauh dari permukiman. Ia meminta warga tidak beraktivitas seorang diri di kawasan sepi agar lebih mudah memperoleh pertolongan saat menghadapi keadaan darurat.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan