SAMPIT, Mahardeka.com – Warga Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus mengeluhkan kondisi jalan utama desa yang rusak parah. Kerusakan akses tersebut menghambat aktivitas warga setiap hari, mulai dari bekerja, bersekolah, berobat hingga mengangkut hasil perkebunan.
Keluhan itu disampaikan Eef Saifullah, warga Desa Soren (26) tahun. Ia mengatakan, jalan yang menghubungkan desa dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat sudah lama mengalami kerusakan. Namun hingga kini pemerintah belum melakukan perbaikan yang signifikan.
“Perkenalkan saya warga dari Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur. Ingin menyampaikan kondisi jalan menuju desa kami yang sudah lama rusak dan sampai sekarang belum ada perbaikan,” kata Eef kepada Awak Media, Sabtu, (20/6/2026).
Menurut Eef, kondisi jalan yang rusak membuat warga kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Warga harus memperlambat perjalanan dan menghadapi risiko kecelakaan yang lebih tinggi, terutama saat hujan turun dan permukaan jalan berubah menjadi lumpur dan licin.
Jalan Rusak Desa Soren Hambat Mobilitas dan Perekonomian Warga
Masyarakat Desa Soren menjadikan jalan tersebut sebagai akses utama untuk menjalankan berbagai aktivitas. Jalan itu menghubungkan warga dengan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat kerja, serta pusat distribusi hasil perkebunan.
Kerusakan jalan langsung menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Petani dan pekebun mengalami kesulitan saat mengangkut hasil panen keluar desa. Kondisi itu juga meningkatkan biaya transportasi dan memperlambat distribusi hasil produksi.
“Jalan ini merupakan akses utama warga untuk bekerja, sekolah, berobat, dan mengangkut hasil kebun, tetapi kondisinya sangat memprihatinkan dan menyulitkan masyarakat setiap hari,” ujarnya.
Warga meminta pemerintah menjadikan persoalan tersebut sebagai kebutuhan mendesak. Mereka menilai jalan yang layak akan membantu memperlancar aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
Selain mengganggu mobilitas, kerusakan jalan juga berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses tersebut.
Warga Desa Soren Minta Pemerintah Segera Turun ke Lapangan
Eef berharap pihak yang memiliki kewenangan segera mendengar keluhan masyarakat Desa Soren dan meninjau langsung kondisi jalan yang rusak.
“Kami berharap dengan ini bisa membantu meliput kondisi jalan di desa kami agar suara warga bisa didengar dan mendapat perhatian dari pemerintah terkait,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan, ia juga siap mengirimkan foto dan video kondisi jalan kepada pihak terkait agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi di lapangan.
“Jika diperlukan, saya siap mengirimkan video atau foto kondisi jalan serta menjelaskan lokasinya lebih lanjut,” ujar Eef.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menyuarakan persoalan tersebut agar pemerintah segera mengambil tindakan.
“Up sebanyak-banyaknya biar pemerintah segera bertindak untuk jalan kami,” katanya.
Warga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera meninjau langsung kondisi jalan di Desa Soren. Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah menjelaskan status jalan tersebut agar proses perbaikan tidak terhambat persoalan kewenangan.
Menurut warga, kejelasan status jalan akan membantu pemerintah mempercepat langkah perbaikan. Warga berharap pemerintah desa, pemerintah kabupaten, maupun pemerintah provinsi dapat berkoordinasi untuk menentukan solusi yang tepat.
Jika kondisi ini terus berlanjut, kerusakan jalan akan semakin parah dan semakin menyulitkan warga keluar masuk desa. Masyarakat juga khawatir akses utama tersebut akan sulit dilalui saat musim hujan sehingga menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan sosial lainnya.
Bagi warga Desa Soren, jalan bukan sekadar fasilitas umum. Jalan tersebut menjadi urat nadi kehidupan yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Karena itu, mereka berharap pemerintah segera merespons keluhan tersebut dengan langkah nyata di lapangan.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan