PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Warga Jalan Tjilik Riwut KM 7.8, Kelurahan Bukit Tunggal, mendadak gempar menyusul penemuan sesosok mayat pria di dalam toilet sebuah toko sembako, Rabu (21/1/2026). Korban yang berprofesi sebagai sopir angkutan barang tersebut ditemukan tidak bernyawa dalam posisi tertelungkup sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa ini bermula saat korban meminta izin menggunakan kamar mandi karena merasakan sakit perut yang hebat sebelum akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan Jenazah di Kamar Mandi
Pemilik toko mulai merasa curiga setelah korban tidak kunjung keluar dari toilet selama hampir 30 menit. Merasa khawatir, saksi segera meminta bantuan warga dan relawan untuk mengecek kondisi di dalam ruangan tersebut. Kemudian, relawan dari BPBD terpaksa mendobrak pintu toilet karena tidak ada respons dari arah dalam. Setelah itu, tim menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bergerak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Pintu toilet sempat didobrak oleh relawan dari BPBD. Saat diperiksa, korban sudah tidak bergerak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” ujar Kabag Ops Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi atau yang di sapa Nago.
Penyelidikan Medis dan Olah TKP Kepolisian
Selain itu, personel kepolisian segera mengamankan area sekitar untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Meskipun arus lalu lintas sempat tersendat akibat kerumunan warga, petugas tetap fokus mencari bukti penunjang guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi berencana mengevakuasi jenazah ke Ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani visum et repertum.
“Saat ini jenazah masih berada di lokasi kejadian menunggu prosedur olah TKP selesai dilakukan oleh petugas kepolisian,” tambah Yustinus.
Selanjutnya, relawan ERP mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun demi kelancaran tugas penyelidikan. Dengan demikian, pihak berwajib dapat menentukan apakah kematian ini murni karena kondisi kesehatan atau faktor lainnya. Oleh karena itu, identitas resmi korban saat ini masih dalam tahap pendataan intensif oleh tim identifikasi kepolisian di lapangan.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan