PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan bantuan pangan bagi mahasiswa dan pelajar pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional sekaligus Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, pada Kamis, (21/05/2026). Pemerintah menargetkan sekitar 3.500 mahasiswa penerima KIP Kuliah dari wilayah terpencil sebagai sasaran utama penerima bantuan. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyebut program itu sebagai bukti komitmen gubernur menjaga akses pendidikan di tengah tekanan ekonomi dan efisiensi anggaran.

“Pak Gubernur tidak meninggalkan satu pun siswa dan mahasiswa, terutama anak-anak pedalaman dan yang berhak menerima bantuan.” Ujar Muhammad Reza Prabowo, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah.

Reza menjelaskan pemerintah pusat sudah menanggung biaya pendidikan melalui program KIP Kuliah. Karena itu, Pemprov Kalteng memilih mengalihkan dukungan ke kebutuhan pangan agar mahasiswa tetap fokus belajar tanpa gangguan ekonomi harian.

“Jangan sampai anak-anak belajar dalam kondisi lapar. Mau beli beras atau minyak goreng saja susah.” Ungkapnya

Bantuan yang pemerintah salurkan berupa paket bahan pokok, mencakup beras, minyak goreng, dan gula. Penyalurannya melibatkan sejumlah perangkat daerah secara bersama, termasuk Dinas Perdagangan, Biro Kesra, dan Dinas Kominfo.

Kuliah Umum Bersama Gubernur dan Forkopimda Perkuat Nasionalisme dan SDM Generasi Muda Kalteng

Proses pendataan: Petugas lapangan mendata mahasiswa penerima bantuan di Rujab Gubernur Kalteng, pada Kamis, (21/05/2026). Source Foto: (Harry. B/Mahardeka.com)

Selain kegiatan pasar murah, pemerintah menggelar kuliah umum yang langsung Gubernur pimpin bersama unsur Forkopimda. Pangdam, Kapolda, Kabinda, hingga Ketua Pengadilan Tinggi turut mengisi materi kepada mahasiswa. Para pejabat menyampaikan pesan tentang nasionalisme, pendidikan, dan pentingnya meningkatkan kualitas SDM di Kalimantan Tengah.

Reza menegaskan gubernur ingin generasi muda daerah mampu bersaing dan tidak hanya menjadi penonton di tanah kelahiran mereka sendiri.

“Anak-anak Kalimantan Tengah harus menjadi tuan di rumahnya sendiri.” Pungkasnya.

Pemprov Kalteng berharap bantuan pangan ini meringankan beban mahasiswa sekaligus menjaga semangat mereka menempuh pendidikan. Reza menegaskan seluruh instansi bekerja bersama mendukung program prioritas pemerintah daerah. Momentum HUT ke-69 ini pun menjadi pengingat bahwa investasi pada generasi muda Kalimantan Tengah adalah fondasi kemajuan provinsi jangka panjang.

(Harry. B)

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com