PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengirim bantuan kemanusiaan kepada korban banjir besar di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran secara langsung melepas bantuan tersebut melalui apel khusus di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (11/12/2025).
Dukungan Kemanusiaan Mengalir dari Kalimantan Tengah
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota serta sejumlah lembaga berhasil menghimpun bantuan dengan nilai lebih dari Rp9 miliar. Pemerintah provinsi mengalokasikan Rp3 miliar, sementara pemerintah kabupaten/kota menyumbang tambahan Rp3,9 miliar.
Selain itu, aparatur sipil negara (ASN), tenaga kontrak, dan pelajar SMA/SMK ikut berpartisipasi dengan donasi mencapai Rp745,7 juta. Pemerintah juga menyiapkan bantuan barang senilai Rp50 juta untuk mendukung kebutuhan mendesak di wilayah terdampak.
Sektor perbankan turut menunjukkan kepedulian. Bank Kalteng menyumbang Rp700 juta, sedangkan Bank Indonesia bersama perbankan lainnya menambah bantuan Rp20 juta. Polda Kalteng juga berkontribusi dengan bantuan logistik senilai Rp600 juta. Seluruh donasi tersebut menghasilkan total bantuan sebesar Rp9.015.702.000, ditambah sumbangan mahasiswa senilai Rp129 juta.
Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Pengiriman Tepat Sasaran
Gubernur Agustiar Sabran memimpin langsung pelepasan bantuan, didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, serta Kepala Badan Intelijen Daerah. Kehadiran para pimpinan itu memastikan proses pengiriman berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran.
Usai apel, Agustiar menjelaskan bahwa pemerintah mengirim berbagai kebutuhan prioritas, mulai dari bahan pokok, perlengkapan harian, hingga pakaian layak pakai. Ia menegaskan bahwa tim telah menyesuaikan seluruh bantuan dengan kondisi lapangan agar masyarakat terdampak menerima dukungan yang benar-benar mereka butuhkan.
Menjawab pertanyaan terkait penyaluran dana tunai, Agustiar menyatakan pemerintah provinsi bergerak cepat. Ia memastikan pemerintah telah mentransfer sebagian besar dana ke rekening pemerintah daerah terdampak agar penanganan bencana berjalan lebih efektif.
“Kurang lebih hampir tujuh miliar kami kirim,” ujarnya.
Bantuan Tunai dan Logistik Disalurkan Bertahap
Agustiar menambahkan bahwa dana yang bersumber dari APBD mengikuti mekanisme pelaporan khusus, berbeda dari donasi masyarakat dan bantuan unsur Forkopimda. Meski demikian, pemerintah tetap menjalankan seluruh proses secara transparan dan akuntabel.
Gubernur berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban warga Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang masih berupaya memulihkan kehidupan pascabanjir. Ia menegaskan bahwa dukungan ini mencerminkan solidaritas nyata Kalimantan Tengah dalam membantu daerah lain bangkit lebih cepat.
“Kalimantan Tengah akan selalu membuka ruang solidaritas untuk siapa pun yang membutuhkan,” tegasnya.
(Harry. B)
Follow: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan