PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Alponsus Nuno Mario kini resmi mengemban tanggung jawab besar sebagai Ketua Presidium PMKRI Cabang Palangka Raya periode 2026-2027. Mahasiswa yang aktif dalam berbagai pergerakan sosial ini memenangkan kepercayaan anggota dalam forum RUAC XXII yang berakhir Minggu, (25/1/1/2026) kemarin.
Alponsus membawa visi besar untuk mentransformasi organisasi agar tetap relevan dengan tantangan zaman yang semakin kompleks. Langkah awalnya berfokus pada penguatan internal serta peningkatan kapasitas intelektual seluruh kader di Bumi Tambun Bungai.
Kehadirannya sebagai pemimpin baru memberikan harapan bagi keberlanjutan regenerasi kepemimpinan mahasiswa di Kalimantan Tengah.
Visi Strategis dan Penguatan Tiga Benang Merah
Selanjutnya, Alponsus menegaskan bahwa ia akan mengimplementasikan tiga benang merah organisasi secara lebih konkret di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Kristianitas, Fraternitas, dan Intelektualitas tidak hanya menjadi slogan, melainkan dasar dalam setiap aksi nyata perhimpunan. Selain itu, ia berencana memperluas jaringan kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan (OKP) lainnya untuk isu-isu kemanusiaan.
Kemudian, Alponsus juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi kader agar mampu menangkal hoaks dan memberikan informasi yang edukatif kepada publik.
“Mandat ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan PMKRI tetap menjadi garda terdepan dalam membela kaum tertindas dan menjadi mitra kritis pemerintah daerah,” tegas Alponsus dalam pernyataan resminya.
Komitmen Terhadap Isu Sosial dan Kemanusiaan
Sementara itu, sang Ketua Presidium terpilih ini memiliki rekam jejak yang cukup vokal dalam mengawal isu-isu agraria dan hak masyarakat adat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinannya akan lebih banyak menitikberatkan pada pengabdian masyarakat secara langsung. Oleh sebab itu, PMKRI di bawah nakhoda Alponsus bertekad untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar selalu berpihak pada rakyat kecil.
Setelah itu, ia segera menyusun komposisi kepengurusan yang kompeten untuk menjalankan roda organisasi selama satu tahun masa jabatan ke depan. Akhirnya, dukungan dari berbagai alumni dan senior PMKRI terus mengalir demi kesuksesan visi besar Alponsus Nuno Mario tersebut.
Dengan demikian, eksistensi PMKRI Palangka Raya diharapkan semakin kokoh sebagai wadah pembinaan calon pemimpin masa depan. Sinergitas antar pengurus dan anggota menjadi kunci utama dalam mewujudkan perhimpunan yang adaptif, progresif, dan berintegritas tinggi. Dengan begitu, publik menantikan aksi nyata dari kepengurusan baru ini dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan