PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti) Polresta Palangka Raya membawa seorang tahanan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (20/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik tahanan tetap terpantau sekaligus memberikan penanganan medis sesuai keluhan yang dialami.

Petugas mengantar tahanan berinisial Mu ke ruang Dokpol RS Bhayangkara setelah yang bersangkutan mengeluhkan nyeri pada bagian pinggang. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan sesuai prosedur layanan kesehatan.

Kasattahti Polresta Palangka Raya, Kompol Erwin Apriadi, mewakili Kapolresta, Kombes Pol Dedy Supriadi, menegaskan bahwa pihaknya secara aktif memantau kondisi kesehatan seluruh tahanan. Ia menilai langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga hak dasar setiap individu selama menjalani proses hukum.

“Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan kondisi tahanan tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang tepat,” jelasnya.

Pemeriksaan Kesehatan Tahanan Polresta Palangka Raya, Wujud Layanan Humanis dan Pengawasan Medis

Petugas Sattahti mengawal proses pemeriksaan secara ketat mulai dari keberangkatan hingga kembali ke ruang tahanan. Selain itu, tim memastikan keamanan tetap terjaga selama tahanan berada di fasilitas kesehatan. Setelah dokter melakukan pemeriksaan, tenaga medis memberikan obat-obatan serta merekomendasikan rawat jalan.

Petugas kemudian membawa kembali tahanan ke ruang tahanan untuk beristirahat. Selama masa pemulihan, petugas tetap melakukan pemantauan berkala guna memastikan kondisi kesehatan tidak memburuk.

Kompol Erwin menambahkan bahwa pihaknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tahanan, baik melalui kunjungan tenaga medis ke ruang tahanan maupun dengan membawa langsung ke rumah sakit jika diperlukan. Langkah ini bertujuan mencegah risiko kesehatan yang dapat mengganggu proses hukum.

Selain itu, Polresta Palangka Raya juga mengedepankan pendekatan humanis dalam pengelolaan tahanan. Petugas tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar, termasuk kesehatan, terpenuhi secara optimal.

Upaya tersebut sekaligus memperkuat standar pelayanan kepolisian yang profesional dan berorientasi pada hak asasi manusia. Dengan sistem pengawasan yang terintegrasi, Polresta Palangka Raya berupaya menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan terhadap kondisi tahanan.

Kegiatan pemeriksaan ini menunjukkan komitmen aparat dalam memberikan layanan yang menyeluruh, sehingga setiap tahanan tetap mendapatkan perlakuan yang layak selama menjalani proses hukum.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com