PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menutup pendaftaran atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahap pertama dengan total 7.130 atlet pada Jumat, (10/4/2026) pukul 00.00 WIB. Tim IT SEGA mencatat seluruh data dan langsung membahasnya dalam rapat internal di Kantor KONI Kalteng, Jalan Thamrin, Sabtu (11/4/2026).
Setelah itu, KONI Kalteng segera melanjutkan proses ke tahap kedua. Mereka memverifikasi administrasi serta menetapkan entry by name dan entry by number. Tahapan ini menentukan keabsahan atlet sebelum bertanding di Porprov Kabupaten Kotawaringin Barat.
Pendaftaran Atlet Porprov Kalteng dan Verifikasi Data SEGA Dipercepat
Tim IT SEGA bersama sekretariat langsung memeriksa kelengkapan data setelah penutupan tahap pertama. Mereka mencatat 7.130 atlet dari seluruh kabupaten dan kota masuk dalam longlist. Namun, sekitar 1.887 atlet masih perlu melengkapi berkas administrasi.
Wakil Ketua Bidang Prestasi KONI Kalteng, M. Rasad Samuel, menegaskan pihaknya terus mempercepat proses verifikasi agar seluruh data siap tepat waktu.
“Dari hasil laporan tim IT SEGA Porprov, saat ini telah diserahkan laporan hasil pendaftaran longlist atlet sebanyak 7.130 orang atlet. Kami sampaikan apresiasi untuk KONI Daerah dalam upaya mendaftarkan atlet atletnya. Selanjutnya setelah ini kami adakan rapat koordinasi untuk melakukan tahapan kedua verifikasi entry by name dan entry by number,” kata Rasad.
Selanjutnya, KONI Kalteng juga menjadwalkan rapat koordinasi dengan technical delegate dan pengurus cabang olahraga. Mereka ingin memastikan sinkronisasi data berjalan optimal dan seluruh atlet memenuhi syarat.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Qudit Maseh, meminta operator daerah segera melengkapi dokumen yang masih kurang. Ia menilai kelengkapan administrasi akan menentukan kelancaran kompetisi.
“Dimohon kepada IT Koni daerah untuk bisa melengkapi pesyaratan yang diminta, dimana KONI daerah juga bisa mengintensifkan cabor cabor dalam upaya kelengkapan syarat atlet atletnya, sehingga tidak ada keterlambatan dan kendala yang berarti,” jelas Qudit.
Data sementara menunjukkan Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat 986 atlet. Kotawaringin Timur menyusul dengan 735 atlet, sedangkan Kapuas mencatat 697 atlet. Daerah lain juga terus menambah jumlah peserta secara bertahap.
Selain itu, KONI Kalteng memproyeksikan jumlah peserta akan meningkat jika menghitung official dan perangkat pertandingan. Aktivitas Porprov diperkirakan mendorong perputaran ekonomi di Pangkalan Bun dan sekitarnya.
KONI Kalteng kini fokus menyelesaikan verifikasi agar pelaksanaan Porprov berjalan tertib, kompetitif, dan mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan