PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Bank Kalteng terus memperluas literasi keuangan digital dengan mengintensifkan sosialisasi EPOK, dompet elektronik berbasis kartu, kepada masyarakat di Kalimantan Tengah. Program ini bertujuan mendorong penggunaan transaksi nontunai yang praktis, aman, dan mudah diakses dalam aktivitas sehari-hari, termasuk pembayaran parkir, belanja, dan transportasi, Sabtu (7/2/2026).
Bank Kalteng menyampaikan sosialisasi EPOK secara langsung kepada masyarakat saat malam puncak Gebyar Undian Taheta di GOR Tuah Pahoe, Palangka Raya. Ketua Panitia Gebyar Undian Taheta, Sriyanto, menjelaskan konsep dan manfaat dompet digital tersebut kepada ribuan pengunjung yang hadir.
Bank Kalteng merancang EPOK sebagai uang elektronik lokal berbasis kartu. Nasabah mengisi saldo EPOK melalui aplikasi Betang Mobile, lalu melakukan transaksi dengan menggesek kartu pada mesin Electronic Data Capture (EDC). Sistem ini memudahkan pengguna melakukan pembayaran tanpa membawa uang tunai.
Sosialisasi EPOK Dorong Transaksi Nontunai di Kalimantan Tengah
EPOK memiliki cakupan penggunaan yang luas. Pengguna dapat memanfaatkan kartu ini untuk pembayaran parkir di Duta Mall Palangka Raya. Selain itu, EPOK juga berfungsi di pusat perbelanjaan, jalan tol, dan berbagai fasilitas umum di seluruh Indonesia, setara dengan uang elektronik nasional lainnya.
Untuk mempercepat adopsi, Bank Kalteng menggelar edukasi langsung kepada masyarakat. Bank tersebut membagikan ribuan kartu EPOK secara gratis agar masyarakat dapat mencoba dan memahami sistem transaksi digital secara langsung. Strategi ini berhasil meningkatkan minat masyarakat terhadap pembayaran nontunai, terutama di lokasi publik.
Sriyanto menegaskan bahwa edukasi menjadi fokus utama program tersebut.
“Kita lakukan edukasi sosialisasi, kemudian juga promosi itu kita gratiskan berapa ribu kartu gitu untuk kita edarkan supaya masyarakat itu mengenal, mengerti tentang apa ya uang digital atau Epok,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa EPOK mendorong masyarakat beralih ke transaksi yang lebih aman dan efisien. Dompet digital ini membantu pengguna mengelola pengeluaran harian secara praktis tanpa risiko membawa uang tunai.
Melalui sosialisasi EPOK, Bank Kalteng memperkuat komitmennya dalam mendukung digitalisasi sistem keuangan daerah. Inovasi ini sekaligus membuka akses transaksi modern bagi masyarakat Kalimantan Tengah, baik di dalam daerah maupun saat beraktivitas di luar pulau.
(Harry. B)
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan