PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan guna mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayahnya, Senin (26/1/2026). Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa peran aktif warga sangat penting untuk memutus mata rantai sindikat gelap tersebut.
Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan melindungi generasi muda dari ancaman barang haram yang merusak masa depan. Melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, kepolisian meminta warga berani melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Langkah kolaboratif ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan provinsi yang bersih dari pengaruh narkoba secara menyeluruh.
Langkah Represif Polri dan Penguatan Peran Keluarga
Selanjutnya, Polda Kalteng terus memaksimalkan tindakan tegas terhadap para pengedar maupun bandar narkoba melalui pengejaran intensif. Petugas melakukan proses hukum secara konsisten guna memberikan efek jera kepada setiap pelaku kejahatan narkotika. Selain itu, kepolisian mengimbau para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak-anak di lingkungan rumah.
Kemudian, keluarga harus menjadi benteng pertahanan pertama dalam menangkal pengaruh buruk zat adiktif yang masuk ke ruang domestik. Hal tersebut menunjukkan bahwa penanganan narkoba memerlukan sinergi kuat antara penegak hukum dan institusi keluarga terkecil.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman narkotika. Penegakan hukum akan terus kami lakukan secara konsisten untuk memberikan efek jera kepada para pelaku. Peran keluarga sangat penting dalam menjaga generasi muda dari pengaruh buruk narkotika,” tegas Kombes Pol Budi Rachmat.
Tantangan Geografis dan Edukasi Bahaya Narkotika
Sementara itu, luasnya wilayah Kalimantan Tengah menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam melakukan pemberantasan narkoba secara total. Oleh karena itu, Polda Kalteng terus mengintensifkan kegiatan penyuluhan serta edukasi mengenai dampak buruk kesehatan akibat penggunaan narkotika. Dengan demikian, kesadaran masyarakat diharapkan semakin meningkat sehingga mereka mampu menolak segala bentuk penawaran barang terlarang tersebut.
Setelah itu, semangat War on Drugs harus terus berkobar di seluruh lapisan masyarakat demi mencapai cita-cita Kalteng Bersinar. Akhirnya, Polri optimis bahwa kerja sama kolektif ini akan mempersempit ruang gerak para sindikat di Bumi Tambun Bungai.
“Kami akan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat semakin sadar akan dampak buruk narkoba. Mari kita satukan tekad untuk mewujudkan Kalteng Bersinar,” pungkas Kabidhumas.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan