PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Seorang ibu rumah tangga asal Sampit melakukan aksi unik. Ia menyambangi kantor Polresta Palangka Raya seorang diri pada Kamis (22/1/2026) siang. Perempuan yang tengah mengandung empat bulan tersebut rela menempuh perjalanan darat berjam-jam. Ia menggunakan jasa travel demi memenuhi keinginan ngidamnya. Setibanya di lokasi, petugas jaga SPKT segera menyambut hangat kedatangan sang tamu. Ibu tersebut berterus terang ingin bertemu polisi dan memegang borgol.
Pelayanan Humanis bagi Masyarakat
Selanjutnya, Pamapta III Polresta Palangka Raya, Ipda M. Abrar, langsung menemui tamu istimewa tersebut. Perwira berpangkat balok satu ini mengejutkan sekaligus membahagiakan sang ibu hamil. Selain itu, polisi juga memberikan izin khusus bagi perempuan tersebut. Ia akhirnya bisa menyentuh tongkat kepolisian guna memenuhi permintaan calon buah hatinya. Meskipun permintaan ini tergolong sangat langka, jajaran Polresta tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Mereka melayani warga yang datang jauh dari luar kota dengan hati.
“Pada saat itu kedatangan ibu – ibu dari Sampit seorang diri berangkat menggunakan travel dan kondisinya sedang hamil katanya ingin bertemu dengan personil dari Polresta karena sedang hamil dan ngidam pengen bertemu personil Polresta Palangka Raya,” jelas Abrar.
Misi Mengayomi di Luar Masalah Hukum
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan kondisi kesehatan sang ibu tetap prima. Oleh karena itu, Ipda Abrar menekankan bahwa institusi Polri selalu hadir untuk mengayomi. Mereka melayani seluruh lapisan masyarakat dalam situasi apa pun. Hal tersebut menunjukkan bahwa tugas pokok kepolisian mencakup pelayanan empati yang luas. Jadi, polisi tidak hanya terpaku pada penegakan aturan hukum semata. Kemudian, personel yang bertugas menjaga kenyamanan sang ibu dengan sangat baik.
“Kami memahami bahwa keinginan ibu tersebut adalah bagian dari perasaan seorang calon ibu. Apalagi beliau sudah menempuh perjalanan berjam-jam dari Sampit. Selama tidak membahayakan dan tetap sesuai prosedur, tentu kami melayani dengan hati dan memastikan beliau merasa aman serta nyaman,” pungkas Abrar.
Lebih lanjut, kepolisian menganggap fenomena ini sebagai bentuk kepercayaan tinggi masyarakat. Oleh sebab itu, Ipda Abrar menyempatkan diri berdialog santai. Ia memberikan edukasi singkat mengenai keamanan lingkungan sebelum sang ibu pulang. Selanjutnya, polisi memuji keberanian sang calon ibu tersebut. Beliau sanggup menempuh jarak jauh demi keinginan sang buah hati.
“Polisi bukan hanya hadir saat ada permasalahan hukum, tetapi juga untuk melayani masyarakat dengan pendekatan kemanusiaan. Terlebih ini menyangkut seorang ibu yang sedang mengandung,” tambah Abrar.
Akhirnya, sang ibu hamil menyampaikan rasa terima kasih mendalam. Ia mengapresiasi seluruh jajaran kepolisian sebelum kembali menuju Sampit. Setelah itu, petugas mendoakan kesehatan ibu dan janin agar tetap terjaga. Dengan demikian, momen langka ini membuktikan kedekatan polisi dengan warga. Semua terjalin melalui cara yang sangat humanis.
“Alhamdulilah semua keinginan ibu sudah terpenuhi untuk kembali ke Sampit dan tidak lupa juga kami mendoakan kelak anak dalam kandungan ibu tersebut menjadi anak yang pintar serta nurut kepada orang tua dan semoga bisa menjadi polisi,” tutupnya.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan