PALANGKA RAYA, Mahardeka.com Suasana Natal 2025 di Palangka Raya membawa kerinduan mendalam bagi mahasiswa perantau, khususnya mereka yang berasal dari Nias. Jarak dan lautan memisahkan mereka dari kampung halaman. Namun, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Tambun Bungai hadir menghadirkan kehangatan sebagai keluarga kedua bagi para mahasiswa yang jauh dari orang tua.

Perayaan Natal Kampus Jadi Ruang Kebersamaan

Civitas akademika STIH Tambun Bungai menggelar Ibadah dan Perayaan Natal pada Sabtu (13/12/2025). Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, kegiatan ini menjadi ruang temu lintas latar belakang sekaligus wadah mempererat persaudaraan di lingkungan kampus.

Perayaan tersebut menghadirkan suasana penuh sukacita dan kekeluargaan, terutama bagi mahasiswa perantau yang tidak dapat pulang ke daerah asal untuk merayakan Natal bersama keluarga.

Mahasiswa Nias Rasakan Makna Natal Berbeda

Ronny Azriel Gideon Nazara, mahasiswa Fakultas Hukum asal Nias, mengaku tetap merasakan rindu akan keluarga besar di kampung halaman. Meski demikian, ia merasakan suasana Natal yang hangat bersama rekan-rekan di kampus.

Ia memilih beradaptasi dengan lingkungan baru dan membangun pertemanan tanpa sekat.
“Saya beradaptasi dengan lingkungan baru dan berteman dengan semuanya. Walaupun kita berbeda-beda, kita tetap satu dan menjunjung tinggi kebersamaan,” tegas Ronny.

Hal serupa dirasakan Sutanto Waruwu, mahasiswa Universitas Palangka Raya yang tergabung dalam Komunitas Orang Muda Nias Kalimantan Tengah. Ia mengenang suasana kampung halamannya yang asri dan menenangkan.
“Suasananya tentu beda. Kami rindu suasana pedesaan yang asri dan tenteram, jauh berbeda dengan hiruk pikuk kota,” ujar Sutanto.

Solidaritas Lintas Iman Warnai Perayaan

Ketua Panitia Natal STIH Tambun Bungai, Dr. Rudyanti D Tobing, SH., M.Hum, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan melibatkan seluruh elemen kampus tanpa memandang latar belakang keyakinan. Dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa beragama Islam dan Hindu turut berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut.

Ketua Panitia Natal STIH Tambun Bungai, Dr. Rudyanti D. Tobing, SH., M.Hum, saat di wawancarai terkait rangkaian Ibadah dan Perayaan Natal di (STIH) Tambun Bungai, Sabtu (13/12/2025). Source Foto: (Harry. B/Mahardeka.com)

Ia berharap perayaan ini memperluas makna keluarga di lingkungan kampus. Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah kedua bagi mahasiswa perantauan.

Melalui semangat Natal, STIH Tambun Bungai menegaskan komitmennya untuk merawat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menumbuhkan cinta kasih tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.

(Haryy. B)

Follow: Mahardeka.com