MURUNG RAYA, Mahardeka.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, S.E., M.I.P., meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan peran dan sistem penyampaian informasi cuaca kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa akses informasi cuaca yang tepat waktu dan terpercaya menjadi kunci dalam mengantisipasi risiko bencana akibat cuaca ekstrem.
Johansyah menilai, banyak desa di Murung Raya masih kesulitan mengakses informasi cuaca secara real time, sehingga masyarakat sering terlambat mengambil langkah antisipasi. Kondisi tersebut berpotensi memperbesar risiko kerugian material maupun korban jiwa saat terjadi banjir, tanah longsor, atau angin kencang.
“Informasi cuaca yang cepat dan akurat akan sangat membantu, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Masyarakat harus mendapatkan akses informasi sebelum bencana terjadi, bukan setelahnya,” tegas Johansyah, Minggu (2/11/2025).
BMKG Perlu Perluas Early Warning System Hingga Tingkat Desa
Johansyah meminta BMKG memperluas sistem peringatan dini (early warning system), terutama di wilayah dengan keterbatasan akses komunikasi. Ia menyarankan penggunaan SMS, radio komunikasi, dan sirine sebagai alternatif penyampaian informasi cuaca bagi desa yang belum terjangkau jaringan internet.
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan informasi cuaca yang jelas, relevan, dan mudah dipahami agar dapat melakukan langkah kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana.
Johansyah juga menekankan perlunya sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, BPBD, serta aparat dan relawan desa agar penyebaran informasi cuaca berjalan lebih cepat dan efektif.
(Satya. R)
Follow Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan