KAPUAS, Mahardeka.com – Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap Jio Norahito (11) yang hilang di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Pada hari kedua operasi, Senin (8/6/2026), petugas menyisir aliran sungai dan sejumlah titik yang menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, Jio berenang bersama beberapa temannya di Sungai Kapuas. Setelah selesai berenang, teman-temannya melihat Jio duduk di tepi sungai. Namun, beberapa saat kemudian mereka kehilangan jejak korban.
Warga setempat langsung mencari korban setelah mengetahui Jio tidak berada di lokasi. Akan tetapi, pencarian tersebut belum membuahkan hasil hingga malam hari. Karena itu, keluarga korban meminta bantuan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan tim rescue segera menuju lokasi setelah menerima laporan.
“Pagi ini, Senin (8/6) pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing kesiapan personel dan alut. Tepat pukul 07.00 WIB, tim langsung bergerak melakukan penyisiran di area pencarian yang telah ditentukan,” jelas Alit.
Tim SAR Fokus Menyisir Sungai Kapuas
Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan memusatkan pencarian di sepanjang aliran Sungai Kapuas. Selain itu, petugas memperluas area pencarian untuk mengantisipasi pergerakan korban mengikuti arus sungai.
Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, menjelaskan bahwa tim mengutamakan pencarian melalui jalur perairan karena korban terakhir beraktivitas di sekitar sungai.
“Rencana operasi kami hari ini fokus pada penyisiran air. Jika korban berhasil ditemukan, tim akan langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Malik.
Selain melakukan penyisiran, petugas juga mengumpulkan informasi dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, tim memadukan informasi tersebut dengan hasil pemantauan kondisi arus sungai untuk menentukan titik pencarian berikutnya.
Basarnas Gandeng Polisi, Relawan, dan Warga
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Kapuas Hulu, relawan Balakar 545 Kapuas, keluarga korban, dan masyarakat setempat.
Seluruh unsur terus berkoordinasi agar proses pencarian berjalan efektif. Di sisi lain, petugas menjaga keselamatan personel dengan memantau kondisi cuaca dan arus sungai selama operasi berlangsung.
Hingga berita ini terbit, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Jio Norahito. Sementara itu, keluarga korban terus menunggu kabar dan berharap tim segera menemukan anak tersebut.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan