PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Pengurus Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kota Palangka Raya menggelar kejuaraan kota (kejurkot) domino selama dua hari, Rabu–Kamis (1–2/4/2026), di Bengkel Valve, Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan menjaring atlet terbaik untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Orado Kalimantan Tengah pada pertengahan April serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2026.
Kejurkot Domino Palangka Raya Jadi Ajang Seleksi Atlet Orado Menuju Kejurprov Kalteng
Ketua Orado Palangka Raya, Suyatman, menyampaikan bahwa kejurkot ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan olahraga domino sekaligus mencari bibit atlet potensial dari tingkat kota.
“Kegiatan ini selain pengenalaan federasi Orado Kota Palangka Raya juga menjaring atlet untuk mengikuti Kejurprov Orado Kalteng yang juga nanti menghadapi Kejurnas Orado tahun ini. Tentu ini langkah kami dalam upaya meningkatkan olahraga domino di kalangan Masyarakat juga mencari bibit bibit atlet Palangka Raya,” kata Suyatman saat pembukaan.
Puluhan atlet mengikuti pertandingan yang menggunakan sistem beregu, dengan dua pemain dalam satu tim yang bertanding melawan tim lain. Panitia menugaskan satu wasit di setiap meja untuk memastikan jalannya pertandingan sesuai aturan nasional.
Ketua Pengprov Orado Kalteng, Rusdi, hadir langsung bersama Sekretaris, Agus, untuk memantau jalannya pertandingan. Ia menilai kejurkot ini memberikan kontribusi penting dalam pembinaan atlet domino di daerah.
Orado Kalteng Dorong Pembinaan Atlet Domino, Target Lolos ke Kejurnas 2026
Rusdi menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong pengurus daerah untuk aktif menggelar kejuaraan guna memperluas pembinaan atlet. Hingga saat ini, lima kabupaten/kota telah melaksanakan kejuaraan serupa sebagai bagian dari persiapan menuju Kejurprov.
“Langkah ini luar biasa. Nantinya semua atlet daerah juga akan kita kumpulkan untuk mengikuti Kejurprov Orado Kalteng di Palangka Raya. Setelah itu kita akan melanjutkan mengirim atlet Orado terbaik untuk mengikuti Kejurnas Orado,” ucap Rusdi.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga domino di Kalimantan Tengah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam memperkuat eksistensi Orado sebagai cabang olahraga yang semakin diminati masyarakat.
“Kami juga berterimakasih kepada Pemprov Kalteng dan pemerintah daerah yang terus mendukung cabang olahraga Orado ini di Kalteng. Kami juga sudah sowan ke bapak Gubernur Kalteng untuk mengenalkan dan menyampaikan berbagai program kegiatan Orado di Kalteng hingga nasional. Dan beliau menyambut baik Orado di Kalteng,” kata Rusdi.
Melalui kejurkot ini, Orado Palangka Raya menargetkan lahirnya atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan