PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Luwansa Hotel, Kota Palangka Raya, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus membahas persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) serta strategi peningkatan perolehan kursi pada Pemilu Legislatif 2029.
Sekitar 80 peserta menghadiri Rakorwil tersebut. Mereka terdiri dari ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC), anggota DPRD Fraksi PKB se-Kalimantan Tengah, serta jajaran pengurus DPW. Melalui pertemuan ini, partai melakukan evaluasi organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin, menjelaskan Rakorwil membahas sejumlah agenda penting yang menjadi fokus partai dalam beberapa tahun mendatang. Salah satu agenda utama adalah persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
“Pelaksanaan Muscab diperkirakan mulai 1 April sampai 16 April. Muscab ini memilih kepengurusan DPC, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga pengurus lainnya,” kata Rahmanto.
Ia menjelaskan Muscab akan berlangsung dalam tiga zona wilayah. Zona Barat meliputi Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, Sukamara, dan Seruyan. Zona Tengah mencakup Katingan, Gunung Mas, Kota Palangka Raya, Pulang Pisau, serta Kapuas. Sementara Zona Barito meliputi Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Murung Raya.
Setelah Muscab selesai, partai akan melanjutkan tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi pengurus yang terpilih. Selanjutnya, PKB merencanakan pelantikan pengurus baru secara serentak secara nasional pada 22 Juli yang bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun PKB.
Rakorwil PKB Kalteng Bahas Konsolidasi Partai dan Target Pemilu 2029
Selain membahas Muscab, Rakorwil PKB Kalteng juga menyoroti strategi partai dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2029. Rahmanto menegaskan bahwa partai menargetkan peningkatan jumlah kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.
“Target kami menaikkan perolehan kursi dari empat menjadi delapan kursi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, setiap DPC didorong meningkatkan konsolidasi organisasi serta memperluas basis dukungan di tingkat daerah. Partai juga berharap masing-masing daerah mampu menempati posisi tiga besar dalam perolehan suara pada pemilu mendatang.
Selain itu, Rakorwil juga membahas persiapan kader partai untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). PKB mulai memetakan kader potensial yang dapat diusung sebagai calon kepala daerah di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.
“Murung Raya, Barito Utara, Katingan, Kotawaringin Timur, Kapuas, termasuk Kota Palangka Raya,” jelasnya.
Rahmanto menegaskan bahwa setiap partai politik tentu memiliki target dalam kontestasi demokrasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Namun keberhasilan tersebut sangat bergantung pada hasil Pemilu Legislatif 2029.
PKB Kalimantan Tengah juga menargetkan peningkatan representasi di tingkat nasional. Partai berharap dapat memperoleh kursi di DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah.
“Kita berharap bisa ‘pecah telur’ dengan satu anggota DPR RI dari PKB pada 2029,” ujarnya.
Melalui Rakorwil ini, PKB Kalteng berharap seluruh struktur partai dapat bergerak lebih solid. DPW PKB Kalimantan Tengah menegaskan bahwa konsolidasi sejak dini dapat memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan peluang kemenangan pada Pemilu Legislatif 2029 dan Pilkada mendatang.
(Harry. B)
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan