PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan balap liar di Kota Palangka Raya dan wilayah jajaran selama Ramadan 1447 H guna menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolda Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas Budi Rachmat menyatakan langkah ini menjawab aduan publik yang meningkat pada jam-jam rawan, terutama menjelang sahur dan berbuka.

Budi menegaskan balap liar menjadi aduan yang mendominasi selama bulan suci. “Memang aksi balapan liar ini telah menjadi aduan mendominasi yang disampaikan oleh masyarakat, terlebih di bulan Ramadhan ini,” katanya di Palangka Raya, Senin (23/2/2025) di kutip dari Antara Kalteng.

Polda bersama polres dan polresta jajaran memetakan lokasi yang sering menjadi arena kebut-kebutan. Di Palangka Raya, polisi mengidentifikasi Jalan Garuda, Adonis Samad, RTA Milono, dan Ir. Soekarno sebagai titik prioritas. Berdasarkan pemetaan tersebut, petugas meningkatkan patroli pada waktu rawan.

“Dengan demikian petugas kami telah mengintensifkan patroli di jam-jam rawan pada lokasi-lokasi yang sudah kami petakan,” ucapnya.

Patroli balap liar, pemetaan titik rawan, dan penindakan tegas Polda Kalteng

Selain patroli, kepolisian menjalankan langkah preemtif melalui imbauan tertib lalu lintas kepada masyarakat dan pelajar. Petugas menyosialisasikan risiko kecelakaan serta sanksi hukum agar kesadaran publik meningkat. Langkah pencegahan ini melengkapi tindakan represif terhadap pelanggar.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas bagi pelaku-pelaku yang terlibat dalam aksi balapan liar,” ujarnya.

Budi juga merespons keresahan warga yang ingin menertibkan sendiri aksi tersebut. Ia meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sepihak dan tetap melibatkan aparat demi keselamatan bersama. Menurutnya, koordinasi dengan polisi mencegah potensi benturan yang dapat merugikan semua pihak.

“Selain itu juga kami meminta masyarakat yang melihat aksi balapan liar atau gangguan Kamtibmas lainnya, untuk segera melaporkan ke Call Center 110 untuk segera ditindaklanjuti oleh petugas,” demikian Budi.

Polda berharap peningkatan patroli, edukasi, dan pelibatan masyarakat dapat menekan pelanggaran serta menjaga ketertiban selama Ramadan. Polisi juga mengajak orang tua mengawasi aktivitas anak pada malam hari untuk mencegah keterlibatan dalam balap liar.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com