KATINGAN, Mahardeka.com – Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 30 unit rumah warga dan satu bangunan sekolah di Komplek Pasar Kasongan, Minggu (25/1/2026) malam. Insiden tragis ini pecah di Jalan Peta, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, sekitar pukul 21.30 WIB. Api menjalar sangat cepat karena mayoritas bangunan berbahan kayu atau semi permanen.
Ratusan warga panik saat si jago merah melahap area pasar yang padat material mudah terbakar. Tim gabungan berhasil menjinakkan api setelah berjuang selama tiga jam di bawah situasi mencekam. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti musibah besar ini.
Penyebab Kebakaran dan Dampak Kerugian
Selanjutnya, dugaan kuat penyebab kebakaran berasal dari kegagalan sistem kelistrikan pada salah satu rumah warga. Namun, tim teknis masih terus bekerja untuk mengumpulkan bukti fisik di lokasi kejadian. Setelah itu, petugas memastikan bangunan sekolah yang turut musnah adalah MTS Al Badar. Selain itu, kerugian materiil akibat peristiwa memilukan ini ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 21.30 WIB. Menurut keterangan warga, api berasal dari salah satu rumah yang mengalami korsleting listrik. Dampaknya cukup luas, total ada sekitar 30 unit rumah warga dan satu gedung Sekolah MTS Al Badar yang habis terbakar,” ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Katingan, Yoshua Paskaputra.
Penanganan Gabungan dan Investigasi Lanjutan
Sementara itu, armada bantuan datang secara masif dari berbagai wilayah sekitar. Relawan BPK dari Palangka Raya hingga Kuala Kapuas segera memperkuat personel Damkar Katingan. Kemudian, personel TNI-Polri turut membantu proses lokalisir titik api agar tidak merambat ke blok pasar lainnya. Oleh karena itu, kerja sama lintas sektor ini berhasil mencegah jumlah kerusakan yang lebih banyak.
Hingga saat ini, Polres Katingan telah memasang garis polisi di seluruh area terdampak kebakaran di Komplek Pasar Kasongan guna proses identifikasi. Polisi meminta masyarakat selalu waspada terhadap instalasi listrik guna menghindari kejadian serupa di masa depan.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan