MURUNG RAYA, Mahardeka.com – Praktisi pembangunan desa, Imanudin, menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Ia menilai, partisipasi warga membantu pemerintah desa menyusun program yang sesuai kebutuhan riil masyarakat.
“Dengan melibatkan masyarakat, rencana yang dibuat akan lebih tepat sasaran. Sumber daya yang ada pun bisa digunakan secara efektif untuk mencapai tujuan pembangunan desa,” ujar Imanudin, Jumat (12/9/2025).
Menurutnya, masyarakat yang terlibat sejak tahap perencanaan akan lebih memahami arah pembangunan. Selain itu, pendekatan partisipatif juga memudahkan pemerintah desa menetapkan prioritas program sesuai kondisi lokal.
Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Desa
Lebih lanjut, Imanudin menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat menciptakan iklim kondusif bagi investasi dan pengembangan ekonomi desa. Keterlibatan warga dalam pengambilan keputusan, kata dia, menumbuhkan kepercayaan investor terhadap stabilitas dan potensi desa.
“Partisipasi aktif warga bukan hanya soal konsultasi, tetapi juga membangun kepercayaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Ia menilai, kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat membuka peluang pengembangan sektor produktif berbasis potensi lokal.
Kewirausahaan Lokal Perkuat Daya Saing Desa
Imanudin juga menyoroti dampak partisipasi masyarakat terhadap tumbuhnya kewirausahaan desa. Menurutnya, ruang partisipasi memberi kesempatan bagi warga mengembangkan usaha, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Keterlibatan tersebut, lanjut dia, memperkuat daya saing desa sekaligus menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Fondasi
Selain aspek ekonomi, partisipasi aktif masyarakat mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warga. Masyarakat merasa didengar dan bertanggung jawab terhadap pembangunan karena pemerintah menerapkan mekanisme partisipatif.
“Kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan desa yang berkembang, inklusif, dan sejahtera,” tutup Imanudin.
(Satya. R)
Follow: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan