Palangkaraya, Mahardeka.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengamankan seorang oknum anggota polisi berinisial AK yang diduga terlibat dalam kasus penemuan mayat di wilayah Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Kasus ini mencuat setelah warga menemukan jasad berinisial BA di area perkebunan kelapa sawit pada Jumat (6/12/2024).
Penyelidikan Gabungan Ungkap Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol. Erlan Munaji menyatakan bahwa tim gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Tim Polres Katingan bekerja sama dengan Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya untuk mengungkap kasus tersebut.
“Tim Polres Katingan bekerja sama dengan Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya melakukan proses penyelidikan yang saat ini sedang berlangsung,” ujar Erlan Munaji saat dikonfirmasi di Markas Besar Polda Kalteng, Kamis (12/12/2024).
Identitas Oknum Polisi Mulai Terungkap
Erlan membenarkan adanya dugaan keterlibatan personel Polri dalam kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa penyidik menemukan indikasi awal yang mengarah pada seorang anggota polisi aktif.
“Diduga ada keterkaitan dengan adanya personel polisi. Dari hasil penyelidikan sementara itu, oknum polisi atas nama berinisial AK berpangkat Brigadir dan bertugas di Polresta Palangka Raya,” ungkapnya.
Polda Kalteng Terapkan Tindakan Tegas dan Transparan
Polda Kalteng menegaskan komitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum, termasuk yang melibatkan anggota kepolisian. Erlan memastikan institusinya menjunjung prinsip profesionalisme dan akuntabilitas.
“Saat ini yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan, baik oleh Bid Propam maupun Ditreskrimum Polda Kalteng. Sekarang yang bersangkutan ditempatkan di tempat khusus di Rutan Polda Kalteng,” tambahnya.
Polda Kalteng Andalkan Metode Ilmiah dalam Proses Penyidikan
Penyidik Polda Kalteng menerapkan metode Scientific Crime Investigation untuk memastikan pengungkapan kasus berjalan objektif dan berbasis bukti ilmiah.
“Penyidik memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Rekan-rekan penyidik sedang bekerja, dan kami akan menyampaikan perkembangan kasus ini secara terbuka,” pungkas Erlan.
Kasus ini menegaskan komitmen Polda Kalteng dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Follow: Mahardeka.com
Ikuti kami di: WhatsApp Channel

Tinggalkan Balasan