PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di kawasan ring satu pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di sekitar Rumah Jabatan Gubernur atau Istana Isen Mulang, Selasa (10/3/2026) siang. Pelaku menyasar sedikitnya empat kendaraan milik peserta kegiatan silaturahmi Pemerintah Provinsi Kalteng yang terparkir di bahu Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan, Kota Palangka Raya.

Para pemilik kendaraan mengikuti kegiatan yang digelar Sekretariat Daerah di dalam area rumah jabatan saat pelaku diduga menjalankan aksinya. Kejadian itu terungkap setelah para peserta kembali menuju kendaraan masing-masing sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka mendapati kaca samping mobil dalam kondisi pecah serta sejumlah barang berharga hilang dari dalam kendaraan.

Salah satu korban, Alex, pemilik mobil Toyota Rush putih, mengaku terkejut ketika mengetahui mobilnya menjadi sasaran pencurian.

“Setelah selesai acara di rujab, ada warga yang memberi tahu bahwa mobil saya menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca,” katanya.

Ia menjelaskan, dirinya memarkirkan kendaraan sekitar pukul 08.30 WIB sebelum mengikuti kegiatan di kawasan rumah jabatan gubernur. Ketika kembali ke lokasi parkir, ia melihat kaca mobil sudah pecah.

“Barang yang hilang satu unit laptop beserta tasnya,” tuturnya.

Polisi Selidiki Kasus Pecah Kaca Mobil di Kawasan Ring Satu Pemerintahan

Korban lainnya, Aston Pakpahan, juga mengalami kejadian serupa. Mobil Honda Brio hitam miliknya menjadi target pelaku. Ia mengetahui kerusakan tersebut saat hendak pulang dari kegiatan silaturahmi di Istana Isen Mulang.

“Saat hendak menuju mobil, saya kaget melihat kaca mobil sudah dalam kondisi pecah,” ujarnya kepada awak media di lokasi kejadian.

Aston menuturkan, pelaku merusak kaca pada pintu penumpang depan sebelah kiri. Meski demikian, tidak ada barang berharga miliknya yang hilang dari dalam kendaraan.

“Tidak ada yang hilang. Padahal di dalam mobil ada laptop, hanya resleting tasnya saja terlihat terbuka,” ungkapnya.

Berdasarkan pendataan sementara di lokasi kejadian, empat kendaraan menjadi korban dalam aksi tersebut. Mobil Toyota Rush putih kehilangan satu unit laptop. Mobil Toyota Avanza silver kehilangan dompet berisi uang tunai sekitar Rp1,6 juta. Sementara itu, Toyota Etios Valco biru kehilangan dompet yang berisi tiga kartu ATM serta tiga buku tabungan.

Mobil Honda Brio hitam milik korban lainnya juga mengalami kerusakan kaca, meski tidak kehilangan barang berharga.

Mengetahui kejadian tersebut, aparat kepolisian dari Satuan Samapta, Tim Jatanras, dan Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya bersama Polsek Pahandut langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta mendata para korban untuk mengumpulkan keterangan awal.

Polisi juga menginventarisasi barang yang hilang dan memeriksa kondisi kendaraan di lokasi. Saat ini penyidik terus mengumpulkan informasi guna mengungkap pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di kawasan pusat pemerintahan tersebut.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com