PALANGKA RAYA, Mahardeka.com Fairid Naparin meminta Polresta Palangka Raya menindak balapan liar dan penggunaan knalpot brong di Palangka Raya, Kamis (19/2/2026) sore di Jalan Yos Sudarso saat pembukaan Pasar Ramadan Datah Manuah. Permintaan itu ia sampaikan langsung di hadapan Kapolresta Kombes Pol Dedy Supriadi dan tamu undangan karena aksi tersebut mengganggu ketertiban serta membahayakan pengguna jalan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya langkah cepat aparat agar situasi kota tetap aman selama Ramadan. Menurutnya, aktivitas balapan liar sering muncul pada malam hari dan mengganggu masyarakat yang beribadah maupun beristirahat.

“Untuk menjaga kamtibmas apalagi aksi balapan liar itu tanggung jawab pak Kapolresta karena meresahkan,” kata Fairid Naparin.

Ia menilai fenomena tersebut tidak hanya melibatkan remaja, tetapi juga pelajar di bawah umur. Karena itu, pemerintah kota mengajak keluarga ikut mengawasi anak agar tidak terlibat kegiatan berbahaya. Selain berisiko kecelakaan, pelanggaran itu juga mengganggu ketenangan lingkungan.

Penertiban balapan liar dan knalpot brong demi keamanan kota

Pemerintah kota meminta kepolisian meningkatkan patroli pada titik rawan. Selain penindakan hukum, aparat juga diharapkan memberi edukasi keselamatan berlalu lintas. Dengan langkah itu, pelanggaran dapat berkurang secara bertahap.

Hal serupa di rasakan seorang warga, Sumarno, warga di Jalan Yos Sudarso, ia mengaku sering terganggu suara kendaraan berisik pada malam hari. Mereka juga khawatir anak-anak ikut balapan karena pengaruh pergaulan. Oleh sebab itu, masyarakat mendukung langkah tegas aparat.

Sumarno, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap anaknya yang masih sekolah menengah atas. Ia menilai pengawasan orang tua sangat penting agar remaja tidak mudah terpengaruh lingkungan.

“Saya sangat mendukung apa yang di sampaikan pak Walikota soalnya anak saya laki-laki masih kelas dua SMA jadi takut dan selalu saya ingatkan jangan ikut balapan liar,” ungkapnya.

Upaya menjaga ketertiban masyarakat selama Ramadan

Pemerintah kota bersama kepolisian berkomitmen menjaga kenyamanan ibadah masyarakat. Selain razia kendaraan, aparat juga akan mengawasi kawasan yang sering menjadi lokasi balapan liar. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap angka pelanggaran menurun.

Pemkot mengimbau warga segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Partisipasi publik dinilai penting agar keamanan lingkungan terjaga. Langkah bersama ini diharapkan menciptakan suasana kondusif selama bulan suci.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com