PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, melaksanakan panen perdana buah melon di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Mapolda Kalteng, Jumat (6/2/2026). Melalui kegiatan ini, Polda Kalteng menunjukkan dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Panen melon tersebut berlangsung di kawasan Mapolda Kalteng dan melibatkan jajaran Bhayangkari serta unsur internal kepolisian. Selain itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah M. Zainal, pejabat utama Polda Kalteng, serta pengurus Bhayangkari Daerah Kalteng turut menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan berbasis pekarangan.

Panen Perdana Melon Jadi Bukti Dukungan Ketahanan Pangan
Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan panen ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Dengan demikian, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan.
“Hari ini kita melakukan panen perdana buah melon yang merupakan hasil pembibitan tanaman pada tahun 2025 lalu,” terang Kabidhumas.
Lebih lanjut, Kombes Budi menjelaskan bahwa panen melon tersebut lahir dari kerja sama solid antar satuan kerja di lingkungan Polda Kalteng. Oleh sebab itu, program P2L mampu berjalan secara berkelanjutan dan produktif. Selain mendukung ketersediaan pangan, program ini juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dan peran aktif jajaran kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan,” tutupnya.
Melalui program Pekarangan Pangan Lestari, Polda Kalteng berupaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat institusi. Selanjutnya, model ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam mengelola lahan terbatas secara produktif. Pada akhirnya, sinergi antara kepolisian, Bhayangkari, dan masyarakat akan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target nasional.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan