MURUNG RAYA, Mahardeka.com — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Istiqlal, Puruk Cahu, Jumat malam (30/1/2026). Kegiatan religius ini bertujuan memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membangun moralitas masyarakat Murung Raya menjelang bulan suci Ramadhan.

Selain itu, Kepala DP3DaldukKB Kabupaten Murung Raya, Firman Priharin, hadir mewakili Bupati Murung Raya dalam acara khidmat tersebut. Tidak hanya itu, sejumlah unsur pemerintahan, Kejaksaan Negeri, pimpinan pondok pesantren, hingga tokoh agama turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Oleh sebab itu, Dina Maulidah menilai momentum ini sangat strategis untuk menyeimbangkan kehidupan spiritual dan sosial penduduk di tengah tantangan zaman. Apalagi, kehadiran ribuan jemaah menunjukkan antusiasme tinggi warga dalam menjaga tradisi keagamaan di Kabupaten Murung Raya.

Peringatan Isra Mi’raj dan Penguatan Ukhuwah Islamiyah Masyarakat

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, Kepala DP3DaldukKB menyampaikan pesan Bupati agar warga menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan mempererat tali persaudaraan sesama umat.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kepedulian sosial serta pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat. Bahkan, Dina Maulidah mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya nyata dalam membentengi moral masyarakat.

Hal tersebut membuktikan bahwa sinergi antara nilai keagamaan dan pembangunan daerah dapat berjalan beriringan demi kesejahteraan bersama. Maka dari itu, seluruh pihak sepakat bahwa kekompakan umat menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan daerah.

“Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memberikan pelajaran berharga tentang peningkatan kualitas spiritualitas dan keimanan. Semoga peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Murung Raya untuk semakin meningkatkan ketakwaan dan moralitas,” ujar Dina Maulidah.

Refleksi Spiritual dan Keseimbangan Iman dalam Kehidupan Modern

Sementara itu, penceramah Tuan Guru H. Ahmed Sufian Al Banjari menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya keseimbangan antara logika dan iman. Secara khusus, ia mengajak umat Islam untuk memperkuat koneksi spiritual dengan Sang Pencipta guna menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.

Kemudian, peringatan Isra Mi’raj ini juga menjadi wadah refleksi bersama untuk mengedepankan nilai kepemimpinan yang tulus melayani masyarakat. Dengan ini, melalui pondasi spiritual yang kokoh, warga diharapkan mampu menjalani kehidupan secara bijaksana, harmonis, dan penuh tanggung jawab sosial.

Acara ini sukses memperkokoh semangat kebersamaan dan persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Murung Raya. Sehingga, nilai-nilai keislaman yang masyarakat serap akan menjadi bekal utama dalam memasuki bulan suci Ramadhan mendatang.

(Satya. R)

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.ccom