MURUNG RAYA, Mahardeka.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., melaksanakan kegiatan reses perseorangan di Desa Batu Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Senin (26/1/2026). Legislator ini turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat pada tingkat desa secara komprehensif.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan krusial untuk menunjang kualitas hidup di wilayah mereka. Fokus utama dialog meliputi perbaikan fasilitas umum, dukungan sektor pendidikan, serta peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pertanian.
Rumiadi berkomitmen membawa setiap masukan warga ke dalam meja pembahasan anggaran di tingkat legislatif. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pemerataan pembangunan menyentuh seluruh pelosok Kabupaten Murung Raya secara adil dan merata.
Usulan Infrastruktur Masjid dan Kesejahteraan Petani Sawit
Selanjutnya, warga mengusulkan perencanaan penataan halaman masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan di desa. Masyarakat juga mengharapkan adanya rehabilitasi rumah guru guna mendukung kenyamanan tenaga pendidik dalam menjalankan tugas.
Selain itu, para petani kelapa sawit meminta dukungan alat maupun bibit guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan kelompok tani lokal. Oleh karena itu, Rumiadi mencatat seluruh poin tersebut sebagai prioritas kerja dalam mekanisme perencanaan pembangunan daerah mendatang.
Hal tersebut menunjukkan kedekatan wakil rakyat dengan konstituen dalam mengawal program pemerintah yang tepat sasaran.
“Reses ini menjadi sarana penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD,” ujar Rumiadi saat dihubungi awak media.
Komitmen Pemerataan Pembangunan Sarana Prasarana
Sementara itu, Rumiadi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta ibadah. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara nyata dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kemudian, sektor pertanian akan mendapatkan perhatian khusus agar menjadi motor penggerak ekonomi utama bagi penduduk Desa Batu Tuhup. Setelah itu, tim legislatif akan segera memproses laporan reses ini menjadi dokumen resmi dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Murung Raya.
Sinergitas antara usulan warga dan kebijakan pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya kemajuan infrastruktur di wilayah pedalaman. Legislatif dari Partai PDI Perjuangan ini juga mengajak warga untuk terus aktif mengawal setiap kebijakan publik yang ada.
Dengan begitu, transparansi pembangunan di Kabupaten Murung Raya dapat terjaga melalui pengawasan bersama antara rakyat dan wakilnya. Kesejahteraan petani dan perbaikan fasilitas publik tetap menjadi fokus utama kerja DPRD selama sisa periode jabatan ini.
(Satya. R)
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan