PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan G Obos XIV Km 3, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (19/6/2026) malam. Seorang pesepeda meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor Yamaha RX-King dari arah belakang.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Korban diketahui bernama Kateno, warga Kecamatan Arut Selatan. Saat kejadian, korban mengayuh sepeda New Phoenix warna biru dari arah Jalan Kalibata menuju Jalan G Obos.
Sementara itu, pengendara Yamaha RX-King bernomor polisi KH 3651 AI bernama Sadari mengalami luka-luka. Petugas langsung membawa pengendara tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa Kecelakaan Jalan G Obos, Pesepeda Meninggal di Lokasi Kejadian
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat menjelaskan, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju dari arah yang sama. Sepeda motor RX-King yang datang dari belakang kemudian menabrak bagian belakang sepeda korban. Benturan keras membuat korban terjatuh dan mengalami luka berat.
“Pesepeda saat itu melintas dari arah Jalan Kalibata menuju Jalan G Obos. Kemudian dari arah belakang datang sepeda motor Yamaha RX-King yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang sepeda,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Akibat kejadian tersebut, Kateno meninggal dunia di lokasi sebelum mendapatkan pertolongan medis.
“Akibat kecelakaan tersebut, pesepeda atas nama Kateno meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sedangkan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan,” jelas Amat.
Petugas Satlantas Polresta Palangka Raya langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan pemeriksaan, mengamankan kendaraan, dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami telah mengamankan kendaraan yang terlibat, mendata saksi-saksi, melakukan olah TKP dan mendokumentasikan seluruh kondisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Polisi Dalami Penyebab Peristiwa Tabrakan RX King dan Pesepeda
Satlantas Polresta Palangka Raya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Polisi menduga pengendara motor kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Hal itu menyebabkan pengendara tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari tabrakan.
“Penyebab pasti masih kami dalami. Namun dari hasil investigasi awal, pengendara sepeda motor diduga tidak memperhatikan kendaraan yang berada di depannya sehingga terjadi benturan dari arah belakang,” ucapnya.
Petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara juga diminta menjaga kecepatan dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di malam hari,” tandasnya.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan