PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Harapan baru hadir bagi sejumlah keluarga di Kalimantan Tengah saat Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Program kemanusiaan yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya pada hari ini Rabu, 17-18 Juni 2026 itu, memberikan kesempatan kepada lima pasien untuk mendapatkan tindakan medis yang selama ini mereka nantikan.
Bagi sebagian keluarga, operasi bibir sumbing bukan sekadar tindakan kesehatan. Operasi tersebut menjadi jalan untuk meningkatkan kemampuan berbicara, makan, serta menumbuhkan rasa percaya diri pasien dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sejak pagi, para pasien bersama keluarga mengikuti proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim medis Rumah Sakit Bhayangkara. Dari tujuh peserta yang mendaftar, tim dokter menyatakan lima pasien memenuhi syarat untuk menjalani operasi. Sementara dua pasien lainnya masih memerlukan pemantauan dan tindak lanjut medis sesuai kondisi kesehatan mereka.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia mengajak pasien, keluarga, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang terlibat untuk berdoa bersama agar proses operasi berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik.
“Melalui Bakti Kesehatan Polri ini, kami ingin hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga operasi yang dilaksanakan dapat menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik, meningkatkan kesehatan, kepercayaan diri, serta menghadirkan harapan dan senyuman baru bagi para pasien. Mari kita bersama-sama berdoa agar seluruh proses operasi berjalan lancar dan para pasien diberikan kesembuhan serta kesehatan,” ujar Iwan Kurniawan.
Operasi Bibir Sumbing Gratis Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, AKBP dr. Anton Sudarto, mewakili Kabiddokkes Polda Kalteng, Kombes Pol dr. Yusuf Kidingallo, menjelaskan bahwa operasi bibir sumbing memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar memperbaiki penampilan fisik.
Menurutnya, tindakan medis tersebut dapat membantu pasien meningkatkan fungsi makan, berbicara, serta mendukung proses tumbuh kembang secara optimal.
“Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Dari tujuh pasien yang telah menjalani proses skrining, lima pasien memenuhi persyaratan medis untuk dilakukan operasi. Kami berharap tindakan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masa depan mereka,” jelas Anton.
Selain menjalani operasi, para pasien dan keluarga juga menerima edukasi kesehatan, konsultasi medis, serta pendampingan selama masa pemulihan. Tim dokter spesialis bedah mulut, dokter anestesi, perawat kamar operasi, dan tenaga kesehatan lainnya mendampingi seluruh proses tersebut.
Hari Bhayangkara Jadi Momentum Berbagi Kepedulian
Suasana haru terlihat dari wajah para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka. Program operasi gratis ini menjadi harapan besar bagi keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan biaya maupun akses layanan kesehatan.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.
Dengan mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”, program operasi bibir sumbing gratis ini diharapkan mampu menghadirkan senyuman baru sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi para pasien dan keluarganya.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan