PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama seluruh Polres jajaran melaksanakan pemotongan 246 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin langsung kegiatan tersebut di Mapolda Kalteng, Kota Palangka Raya. Melalui kegiatan ini, Polri memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Personel Polda Kalteng terlebih dahulu melaksanakan Salat Id berjamaah di Lapangan Barigas. Setelah itu, panitia langsung memulai proses pemotongan hewan kurban yang berasal dari personel Polda Kalteng, Polres jajaran, dan para mitra yang ikut berpartisipasi.
Kapolda menyampaikan rasa syukur karena seluruh personel kembali merayakan Idul Adha dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
“Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, 10 Dzulhijjah 2026. Tidak terasa sudah satu tahun kita kembali berkumpul untuk melaksanakan pemotongan kurban,” ujarnya.
Selain itu, Kapolda mengapresiasi kerja panitia yang menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Panitia juga menghadirkan sejumlah inovasi sehingga proses pemotongan dan pembagian daging berjalan lebih tertib dan efisien.
Polda Kalteng Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Kurban Idul Adha
Irjen Iwan menjelaskan jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Di Mapolda Kalteng, panitia menghimpun 53 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Sementara itu, Polres jajaran menghimpun 140 ekor sapi dan 45 ekor kambing.
“Di Mapolda Kalteng terkumpul 53 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Jika ditotal dengan sumbangan dari seluruh Polres jajaran yang mencapai 140 ekor sapi dan 45 ekor kambing, maka keseluruhan ada 193 ekor sapi dan 53 ekor kambing,” jelasnya.
Selanjutnya, panitia membagikan daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat menikmati manfaat kurban secara langsung.
Kapolda menegaskan bahwa Idul Adha tidak hanya mengajarkan nilai ibadah, tetapi juga menguatkan solidaritas sosial. Karena itu, Polri terus hadir melalui berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, semangat berbagi, keikhlasan, dan kepedulian harus menjadi bagian dari pengabdian setiap anggota Polri. Selain itu, nilai-nilai tersebut mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Kita ingin menunjukkan bahwa anggota kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga punya kepedulian sosial dan jiwa religius yang tinggi,” pungkas Irjen Iwan.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan