PALANGKA RAYA, Mahardeka.com — Turnamen biliar digelar di GPS Billiard, Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya pada 4–5 April 2026. Ajang ini menjadi pemanasan atlet jelang Porprov Kalimantan Tengah di Kotawaringin Barat pada Oktober. Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalteng, Agus Setiawan, hadir memantau langsung jalannya pertandingan.

Turnamen Biliar Palangka Raya Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov Kalteng

Turnamen biliar GPS Palangka Raya diikuti puluhan atlet. Turnamen biliar GPS jadi ajang seleksi atlet menuju Porprov Kalteng, Sabtu (4/4/2026). Source Foto: (Ist)

Panitia mencatat 96 peserta dari berbagai daerah. Atlet datang dari Kotawaringin Timur, Palangka Raya, Muara Teweh, Kapuas, dan Katingan. Sekitar 10 peserta perempuan ikut bertanding. Mereka memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah.

Agus Setiawan menilai turnamen ini penting untuk pembinaan. Ia menyebut ajang ini membantu atlet meningkatkan jam terbang dan mental tanding.

“Kegiatan lomba ini rutin dilaksanakan untuk menumbuhkan aktifitas olahraga Biliard, termasuk juga kesiapan menghadapi Porprov nantinya. Banyak juga peserta atlet Biliard dari daerah dan Kota yang dikirim untuk melakukan TC berjalan, sekaligus menambah jam terbang dan mental. Ada dari beberapa daerah, ini juga bagian wadah mereka untuk lebih siap menghadapi Porprov,” katanya, Sabtu (4/4/2026).

Selain itu, pertandingan terbuka memberi pengalaman baru. Atlet dapat mengasah strategi dan meningkatkan daya saing. Mereka juga belajar menghadapi tekanan saat bertanding.

POBSI Kalteng Siapkan Atlet Menuju Pra PON dan PON

Agus menegaskan pembinaan tidak berhenti di Porprov. Ia menyiapkan atlet untuk Pra PON 2027 dan PON 2028. Ia mendorong atlet aktif mengikuti turnamen.

“Selanjutnya kan disiapkan juga nanti untuk menghadapi Pra PON tahun 2027 dan PON 2028. Saat inilah atlet disiapkan secara bertahap untuk memberikan yang terbaik kedepanya. Dengan banyaknya mengikuti lomba atau turnamen dimanapun, atlet juga akan bisa melakukan evaluasi, menambah porsi latihan dengan meningkatkan kualitasnya,” jelas Agus.

Ia juga meminta pengurus daerah lebih aktif memantau atlet. Ia mendorong percepatan pendaftaran ke KONI daerah. Data sementara menunjukkan jumlah atlet biliar sudah lebih dari 100 orang.

“Kami dapat informasi dari KONI Kalteng sudah ada terdaftar atlet Biliard diatas 100 orang. Kami berharap hal ini terus dapat bertambah, dan bagi KONI daerah yang masih belum mendaftarkan atletnya untuk bisa mendaftarkan. Sukses Porprov Kalteng, sukses mencari bibit billiard menghadapi ke kancah nasional kedepanya lebih baik lagi,” tutup Agus.

Turnamen ini menunjukkan minat masyarakat terhadap biliar terus meningkat. Ajang ini juga memperkuat pembinaan atlet di Kalimantan Tengah.

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com