PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan program kuliah luar negeri bagi pelajar daerah dengan target sekitar 100 siswa. Pemerintah daerah merancang program ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan internasional. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo menyampaikan rencana tersebut kepada awak media di sela kegiatan pasar murah pemerintah provinsi di Kota Palangka Raya, Rabu (11/3/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan global bagi generasi muda. Selain itu, pemerintah ingin mendorong pelajar Kalimantan Tengah agar mampu bersaing dalam seleksi perguruan tinggi luar negeri.

Reza Prabowo menjelaskan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah memberikan arahan langsung terkait pengembangan program pendidikan tersebut. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan mulai mempersiapkan pelajar sejak mereka masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

“Anak-anak kelas 12 atau yang diproyeksikan masuk kelas 12 akan kita gembleng. Kita siapkan kemampuan TOEFL dan IELTS supaya mereka bisa mengikuti seleksi kuliah di luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah provinsi menargetkan sekitar 100 pelajar dapat melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas luar negeri. Selanjutnya, pemerintah juga membuka peluang bagi peserta yang ingin melanjutkan studi hingga jenjang magister setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.

Program Kuliah Luar Negeri Pelajar Kalteng Disiapkan Lewat Pembinaan TOEFL dan IELTS

Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah menyiapkan pembinaan khusus bagi pelajar yang mengikuti program tersebut. Pertama, pemerintah memberikan pelatihan bahasa Inggris intensif agar siswa mampu mencapai standar akademik internasional. Kemudian, pelajar mengikuti pembinaan untuk menghadapi tes kemampuan bahasa seperti TOEFL dan IELTS.

Selain pelatihan bahasa, pemerintah juga memberikan pendampingan akademik bagi peserta program. Dengan cara ini, pelajar memahami proses pendaftaran perguruan tinggi luar negeri sekaligus mempersiapkan dokumen pendidikan yang dibutuhkan.

Reza menambahkan bahwa program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak membantu memperkuat pembinaan generasi muda yang ingin menempuh pendidikan internasional.

Ia juga menyebut sejumlah tokoh daerah siap memberikan pendampingan kepada pelajar yang ingin melanjutkan studi, terutama dalam mengikuti program beasiswa nasional.

“Kalau ada yang ingin mengikuti beasiswa seperti LPDP, ada yang siap membantu membimbing dan membina,” kata Reza.

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga membuka peluang bagi pelajar Kalimantan Tengah untuk memperoleh pengalaman global. Dengan demikian, para pelajar dapat membawa pengetahuan, jejaring internasional, serta inovasi baru ketika kembali ke daerah.

Pemprov Kalteng berharap para lulusan program ini mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Melalui pendidikan internasional, generasi muda diharapkan mampu memperkuat daya saing Kalimantan Tengah di masa depan.

(Harry. B)

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com