PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Gang Suka Maju/Gang Suka Damai, Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya, Rabu (11/3/2026). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan bantuan sosial berupa dana dan sembako bagi 36 kepala keluarga yang terdampak kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.
Gubernur datang ke lokasi untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat. Ia juga memastikan seluruh warga yang kehilangan tempat tinggal menerima bantuan dari pemerintah daerah. Selain itu, sejumlah unsur Forkopimda turut mendampingi peninjauan di lapangan, termasuk jajaran TNI dan Polri.
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga dan memaksa puluhan keluarga mengungsi. Pemprov Kalteng segera melakukan pendataan guna menentukan jenis bantuan yang sesuai dengan tingkat kerusakan rumah.
“Setiap duka masyarakat adalah duka kami semua. Karena itu kami hadir di sini bersama Pangdam dan Kapolda untuk memastikan penanganan bagi saudara-saudari kita yang terdampak kebakaran,” kata Agustiar Sabran saat meninjau lokasi kejadian.
Selain meninjau lokasi, pemerintah daerah juga langsung menyiapkan bantuan dana bagi korban. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah yang dialami warga akibat kebakaran.
“Untuk rumah yang rusak berat kami berikan bantuan Rp15 juta, rusak sedang Rp10 juta, dan rusak ringan Rp7,5 juta. Di luar itu, kami juga memberikan bantuan sembako kepada korban,” ujarnya.
Bantuan Korban Kebakaran Pahandut Seberang Disiapkan Pemprov Kalteng
Data sementara menunjukkan kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Pahandut Seberang. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda.
Sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 14 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Selain itu, kebakaran juga melanda satu barak yang terdiri dari sembilan bangunan dengan total 34 pintu.
Pemprov Kalteng masih melakukan proses pendataan lanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban menerima bantuan sesuai kondisi yang dialami.
“Kami masih melakukan tracking dan mapping untuk memastikan semua warga yang terdampak mendapatkan bantuan. Doakan saja agar mereka yang terkena musibah ini diberi kekuatan dan kesabaran,” ungkapnya.
Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut berdampak pada 36 kepala keluarga dengan total 127 jiwa. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah kota serta instansi terkait guna mempercepat proses penanganan.
Selain bantuan dana dan sembako, pemerintah juga menyiapkan dukungan sosial melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Selain bantuan tersebut, para korban juga akan mendapatkan Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai bagian dari dukungan pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan