PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menghadiri kegiatan pasar murah Ramadan 1447 Hijriah bagi mahasiswa dan panti asuhan di Kota Palangka Raya, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini bertujuan membantu kebutuhan pokok mahasiswa sekaligus memperkuat dukungan pemerintah terhadap sektor pendidikan di tengah penyesuaian anggaran daerah.

Pasar murah Ramadan tersebut menyasar ribuan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Palangka Raya. Pemerintah provinsi menggelar kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari daerah terpencil maupun penerima program beasiswa daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah meskipun anggaran provinsi mengalami penyesuaian cukup besar.

“Walaupun di tengah efisiensi anggaran dari Rp10,2 triliun sekarang tinggal Rp5,3 triliun, tetapi yang namanya pendidikan tetap saya tingkatkan. Tinggal bagaimana kita membagi uangnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi tetap menjalankan berbagai program pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Menurutnya, investasi di sektor pendidikan menjadi kunci penting dalam pembangunan daerah jangka panjang.

Pasar Murah Ramadan untuk Mahasiswa dan Dukungan Program Pendidikan Kalteng

Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa pasar murah Ramadan tersebut menyasar sekitar 3.000 mahasiswa di Kota Palangka Raya.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan arahan Bapak Gubernur untuk membagikan pasar murah kepada mahasiswa dengan jumlah total 3.000 penerima,” katanya.

Reza menambahkan bahwa pemerintah menggunakan sistem digital dalam pendataan penerima bantuan pada kegiatan kali ini. Sistem tersebut memungkinkan petugas memverifikasi identitas penerima secara langsung.

“Ini kali pertama kita menggunakan sistem digital. Jadi by name-nya kelihatan, dan statusnya sebagai mahasiswa juga terlihat dari database,” jelasnya.

Menurut Reza, jumlah penerima bantuan berpotensi bertambah karena banyak mahasiswa hadir di lokasi kegiatan. Pemerintah juga membuka akses pendataan tambahan melalui aplikasi yang disediakan.

Program pasar murah ini memprioritaskan mahasiswa penerima beasiswa Kalteng Berkah melalui program Kuliah Satu Rumah Satu Sarjana. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari wilayah pedalaman, mahasiswa yang tinggal di mess kabupaten di Palangka Raya, serta mahasiswa yang membutuhkan dukungan ekonomi selama menempuh pendidikan.

Melalui kegiatan pasar murah Ramadan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap mahasiswa dapat memperoleh bantuan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah daerah juga ingin memastikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak mengurangi komitmen terhadap pembangunan pendidikan di Kalimantan Tengah.

(Harry. B)

Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com

Saluran WA: Mahardeka.com