Palangka Raya, Mahardeka.com – Keluarga besar Pemerintah Kota Palangkaraya merayakan Natal 2026 dengan konsep sederhana, fokus pada ibadah khidmat, dan introspeksi diri seluruh pegawai. Acara ini berlangsung pada Rabu (7/1/2026) di lingkungan kantor Pemkot.
Panitia sengaja meniadakan doorprize untuk memastikan peserta dapat mengikuti ibadah khidmat tanpa terganggu oleh kemeriahan.
Fokus pada Esensi Spiritual
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Nafarin, hadir bersama unsur Forkopimda. Ia menyambut baik keputusan panitia yang menekankan kualitas ibadah daripada seremonial.
“Saya salut dengan panitia, tidak ada doorprize. Artinya, perayaan ini menjadi bahan introspeksi diri dan semangat bekerja lebih baik, bukan sekadar seremonial,” ujar Fairid usai acara.
Ketua PHBK, Amandus Prenaldi, menegaskan bahwa konsep ini merujuk pada kesederhanaan kelahiran Yesus Kristus. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti ibadah khidmat secara penuh dan merasakan makna Natal yang sesungguhnya.
“Kami ingin konsep ibadah kelahiran Juru Selamat ini betul-betul sakral. Kami menghindari kondisi di mana orang pulang tidak membawa damai hanya karena gagal mendapat hadiah,” jelas Amandus.
Apresiasi untuk Pegawai Purnatugas
Meskipun tanpa doorprize umum, Pemkot memberikan penghargaan khusus bagi pegawai yang telah purnatugas. Wali Kota Fairid Nafarin menyerahkan program perjalanan rohani sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama mengabdi.
Penerima dipilih secara acak, sehingga seluruh pegawai Kristiani yang pensiun mendapatkan penghormatan yang adil. Langkah ini menegaskan bahwa penghargaan lebih penting daripada hadiah materi.
Semangat Berbagi Kasih
Di akhir acara, Amandus mengajak seluruh peserta mengekspresikan makna Natal melalui aksi nyata bagi sesama. Selain itu, ia mendorong pegawai untuk menyalurkan kelebihan mereka kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemkot Palangkaraya, melalui PHBK, juga mulai menyiapkan rangkaian agenda keagamaan berikutnya. Tujuannya untuk menjaga toleransi, kedamaian, dan meningkatkan kualitas ibadah khidmat di tengah masyarakat.
(Harry. B)
Follow: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan