MURUNG RAYA, Mahardeka.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengajak masyarakat menjadikan kebajikan sebagai fondasi moral dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut ia sampaikan pada Minggu (14/12/2025), seiring meningkatnya kebutuhan penguatan etika sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.
Menurut Rumiadi, kebajikan memegang peran penting dalam membentuk tatanan sosial yang beradab, harmonis, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi. Sebaliknya, pemerintah dan masyarakat juga perlu memperkuat kualitas moral sebagai pilar utama pembangunan manusia.
“Kebajikan adalah perilaku baik yang dilakukan dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Dengan demikian, nilai ini mencakup sifat-sifat mulia seperti kejujuran, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama,” ujar H. Rumiadi.
Nilai Moral Menjadi Penyangga Keharmonisan Sosial
Lebih lanjut, Rumiadi menjelaskan bahwa kebajikan memiliki fungsi strategis dalam menjaga keharmonisan sosial. Selain itu, nilai moral yang kuat mendorong terciptanya solidaritas antarwarga dan membangun lingkungan yang aman serta saling menghormati. Pada akhirnya, kondisi tersebut berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan bersama.
Selanjutnya, ia menilai masyarakat yang menjadikan kebajikan sebagai pedoman hidup akan lebih mampu menyikapi perbedaan secara bijak. Dengan cara itu, potensi konflik sosial dapat ditekan sejak dini. Oleh sebab itu, Rumiadi mendorong seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga hingga komunitas, untuk aktif menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
DPRD Dorong Penguatan Etika Publik Berkelanjutan
Sementara itu, Ketua DPRD Murung Raya tersebut mengajak masyarakat menerapkan kebajikan secara konsisten di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun ruang publik. Selain membentuk karakter pribadi, langkah ini juga berperan penting dalam menciptakan budaya sosial yang sehat dan inklusif.
Pada akhirnya, Rumiadi menegaskan komitmen DPRD Murung Raya untuk terus mendukung kehidupan sosial yang berlandaskan etika, toleransi, dan kepedulian. Menurutnya, kebajikan yang tumbuh dari kesadaran bersama akan memperkuat persatuan. Dengan demikian, Murung Raya dapat berkembang sebagai daerah yang aman, harmonis, dan sejahtera.
(Satya. R)
Follow: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan