MURUNG RAYA, Mahardeka.com —Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya,Rumiadi, menerapkan pendekatan berbeda dalam menjalankan perannya sebagai wakil rakyat. Selain menghadiri rapat resmi dan kegiatan legislatif, ia rutin turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat hingga pelosok desa. Pendekatan ini diterapkan agar setiap kebijakan DPRD benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Menurut Rumiadi, tugas legislator tidak hanya berhenti pada penyusunan regulasi atau forum formal. Memahami kondisi nyata masyarakat menjadi prioritas utama.
“DPRD harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka dengan warga agar setiap kebijakan atau program pembangunan tepat sasaran.
DPRD Murung Raya Serap Aspirasi Langsung dari Warga
“Setiap kali menghadiri kegiatan di desa, saya selalu berbincang langsung dengan warga. Tidak hanya kepala desa atau tokoh masyarakat, tapi juga petani, pedagang kecil, hingga warga biasa,” jelas Rumiadi, Rabu (29/10/2025). Ia menambahkan, “Dari situ saya mendapatkan masukan yang murni dari akar rumput.”
DPRD Murung Raya memetakan persoalan warga secara langsung, mulai dari perbaikan jalan, jembatan, sarana air bersih, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Berbaur Tanpa Sekat
Rumiadi menegaskan bahwa pendekatan turun ke lapangan bukan strategi politik semata, tetapi panggilan nurani. Dengan berbaur tanpa sekat, ia merasakan langsung tantangan yang dihadapi warga. Banyak persoalan muncul yang tidak terlihat dalam laporan resmi, seperti kesulitan petani menghadapi musim tanam atau pelaku UMKM yang kesulitan memperoleh bantuan modal.
Selain mendengar, Rumiadi memberi arahan agar aspirasi masyarakat tersalurkan ke instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan lembaga teknis. Ia menekankan bahwa komunikasi intens antara DPRD dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan di Murung Raya efektif dan tepat sasaran.
Menyerap Aspirasi untuk Kebijakan Efektif
Pendekatan ini juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas DPRD Murung Raya. Setiap masukan warga dicatat dan dianalisis, kemudian dibahas di forum resmi agar kebijakan yang dihasilkan relevan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami adalah pelayan masyarakat. Setiap kebijakan harus lahir dari aspirasi rakyat dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Rumiadi.
Dengan kunjungan rutin ke desa, DPRD Murung Raya hadir nyata di masyarakat, mendengar, memahami, dan memenuhi kebutuhan warga di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya.
(Satya. R)
Follow: Mahardeka.Com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan