PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Pemerintah Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 65 kasus kebakaran sepanjang Januari hingga September 2024. Aparat terkait berhasil menangani seluruh kejadian tersebut, meski sebagian kasus terjadi di rumah kosong dan masih dalam proses penyelidikan penyebabnya. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyampaikan hal tersebut saat memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (1/10/2024). Dalam amanatnya, Hera menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga untuk mencegah kebakaran dan gangguan keamanan lingkungan.
Peran Poskamling Diperkuat di Tingkat Kecamatan
Hera meminta masyarakat, khususnya di tingkat kecamatan dan kelurahan, aktif menghidupkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sebagai garda terdepan pengawasan wilayah. Menurutnya, keterlibatan warga akan memperkuat kewaspadaan kolektif dan mempersempit ruang terjadinya tindak kejahatan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan lingkungan. Saya minta seluruh warga, terutama di kecamatan-kecamatan, agar terlibat aktif dalam kegiatan Poskamling. Ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kebersamaan dalam menjaga ketertiban,” ujar Hera.
Ia menilai Poskamling tidak hanya berfungsi sebagai sarana ronda malam, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan komunikasi warga dalam menghadapi potensi ancaman di lingkungan sekitar.
Rumah Kosong Jadi Perhatian Serius Pemerintah
Selain isu keamanan, Hera menyoroti tingginya risiko kebakaran di rumah kosong. Ia mengajak pemilik rumah agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan lingkungan sekitar tetap terpantau.
“Poskamling harus menjadi garda terdepan dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan di lingkungan masyarakat. Dengan adanya pengawasan dari warga, potensi terjadinya kejahatan dapat ditekan,” tambah Hera Nugrahayu.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kita harus saling bahu-membahu untuk menjaga dan mengamankan lingkungan kita. Jangan biarkan kejadian-kejadian yang merugikan, seperti kebakaran, terjadi begitu saja tanpa ada upaya pencegahan,” pungkasnya.
Follow: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan