MURUNG RAYA, Mahardeka.com — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, menegaskan pentingnya memprioritaskan putra asli daerah dalam setiap program pembangunan pemerintah, Jumat, (3/4/2026). Menurutnya, kebijakan itu merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat lokal. Selain itu, langkah tersebut menjadi sarana memberdayakan warga agar mampu bersaing di daerahnya sendiri.
“Putra daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup.” Ungkap, Johansyah.
Johansyah menekankan bahwa status putra daerah bukan sekadar identitas semata. Sebaliknya, status itu harus terwujud dalam kebijakan yang berpihak secara nyata. Dengan demikian, pemerintah memiliki tanggung jawab konkret untuk membina masyarakat lokal secara konsisten.
Oleh karena itu, ia menilai pemberdayaan warga lokal perlu dijalankan secara berkelanjutan dan terarah. Upaya itu mencakup peningkatan akses pendidikan yang merata. Di samping itu, pelatihan keterampilan dan penyediaan lapangan kerja yang adil turut menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda prioritas ini.
Kebijakan Berpihak Lokal Perkuat SDM dan Daya Saing Pembangunan Murung Raya
Selanjutnya, Johansyah mendorong pemerintah daerah agar merumuskan program yang benar-benar mengutamakan kepentingan warga setempat. Program tersebut, menurutnya, harus mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia secara signifikan. Dengan begitu, masyarakat Murung Raya semakin siap bersaing di berbagai sektor strategis.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberpihakan pada putra daerah bukan sekadar retorika politik. Sebagai wakil rakyat di Komisi II, Johansyah mendorong agar komitmen itu hadir dalam bentuk program yang terukur dan berdampak. Pada akhirnya, masyarakat lokallah yang berhak menikmati hasil pembangunan di tanah mereka sendiri.
(Satya. R)
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan