PALANGKA RAYA, Mahardeka.com – Polresta Palangka Raya melalui jajaran Polsek Pahandut mengamankan kegiatan pengukuran lahan untuk pembangunan Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) di Jalan Rindang Banua Ujung (Puntun), Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Rabu (22/4/2026). Aparat melibatkan personel kepolisian dan instansi terkait untuk menjaga keamanan serta memastikan seluruh proses berjalan tertib dan lancar.
Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, memimpin apel kesiapan sebelum menggerakkan personel ke lokasi. Ia mengarahkan anggota untuk menjaga stabilitas situasi dan mengawal setiap tahapan pengukuran secara langsung. Langkah ini menunjukkan dukungan Polri terhadap upaya pencegahan peredaran narkotika di kawasan tersebut.
“Kami melaksanakan pengamanan agar proses pengukuran lahan berjalan aman dan tertib, sekaligus mendukung rencana pembangunan posko terpadu dalam upaya pencegahan peredaran narkoba,” jelasnya.
Petugas dari Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya, Satpol PP, aparat kelurahan, serta organisasi masyarakat hadir dan berkoordinasi di lapangan. Mereka menyelaraskan peran masing-masing untuk mempercepat tahapan awal pembangunan.
Pengamanan Lahan Posko Anti Narkoba Puntun Perkuat Pencegahan Peredaran Narkotika
Tim teknis mengukur lahan seluas 10 x 20 meter sebagai lokasi pembangunan posko terpadu. Setelah menyelesaikan pengukuran, seluruh pihak menandatangani berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama. Proses ini memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengawasan narkoba.
Personel Polsek Pahandut terus memantau lingkungan sekitar dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Selain itu, aparat mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan posko serta menjaga lingkungan dari aktivitas ilegal.
Kehadiran Posko Terpadu GDAN di Puntun akan memperkuat fungsi pengawasan dan koordinasi antarinstansi dalam menekan peredaran narkotika. Wilayah ini menjadi perhatian karena tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba.
Polsek Pahandut juga mendorong kolaborasi berkelanjutan antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci dalam membangun sistem pencegahan yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan pengamanan yang maksimal dan dukungan berbagai pihak, pembangunan posko terpadu diproyeksikan berjalan lebih cepat. Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika di Kota Palangka Raya.
Ikuti berita update lainnya di Mahardeka.com
Saluran WA: Mahardeka.com

Tinggalkan Balasan